
Suasana Media Gathering JNE dan jurnalis di Kota Palembang (SuaraIndo.id/Dok)
SuaraIndo.id - JNE Palembang kembali mempererat hubungan dengan insan pers melalui Media Gathering bersama jurnalis di Kota Palembang. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, kegiatan tersebut digelar di Agam Cafe Jilid II Palembang, Kamis (10/9/2026).
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, Media Gathering ini menjadi ruang bagi JNE untuk menyampaikan apresiasi kepada media yang selama ini turut membantu menyebarluaskan informasi mengenai berbagai aktivitas, inovasi, dan layanan perusahaan kepada masyarakat.
Public Relations JNE Regional Sumatra, Khairul Tanjung, mengatakan media memiliki peran penting dalam menjembatani informasi perusahaan dengan masyarakat.
Menurutnya, konsistensi JNE Palembang menggelar Media Gathering setiap tahun merupakan salah satu bentuk penghargaan atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin bersama para jurnalis.
“Tahun ini adalah Media Gathering ke-4 yang digelar di Palembang. Ini menjadi salah satu apresiasi dan terima kasih kami dari JNE Palembang kepada teman-teman media yang telah mendukung JNE,” ujar Khairul.
Ia juga mengapresiasi Public Relations JNE Palembang, Kevin Subkari, yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Selain memperkuat silaturahmi, Khairul mendorong para jurnalis di Palembang untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, inspiratif, dan memiliki nilai bagi masyarakat.
Salah satu kesempatan yang dapat dimanfaatkan, kata dia, adalah lomba jurnalistik JNE yang rutin digelar setiap tahun.
Khairul menyebut kompetisi tersebut bukan hanya menjadi wadah bagi wartawan untuk menuangkan ide dan perspektif melalui tulisan maupun karya foto, tetapi juga memberikan kesempatan bagi karya-karya terbaik untuk memperoleh apresiasi dari JNE.
“Silakan teman-teman media di Palembang menyalurkan inspirasi tulisannya melalui lomba jurnalistik yang digelar setiap tahunnya oleh JNE Palembang,” katanya.
Khairul mengungkapkan, terdapat perubahan menarik dalam kompetisi jurnalistik JNE tahun ini. Jika pada tahun sebelumnya hadiah umrah diberikan kepada satu orang pemenang, pada 2026 JNE menyiapkan hadiah umrah untuk dua pemenang, masing-masing dari kategori artikel dan foto.
Ia pun berharap jurnalis asal Palembang kembali mampu menorehkan prestasi dalam ajang tersebut.
“Tahun lalu media dari Palembang ada yang menang, namun tahun ini belum ada. Mudah-mudahan tahun depan ada perwakilan media Palembang yang menang,” ungkapnya.
Khairul bahkan mengajak para jurnalis untuk kembali berpartisipasi pada kompetisi berikutnya.
Menurut dia, kesempatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai cerita positif dan inspiratif kepada masyarakat melalui karya jurnalistik.
“Mudah-mudahan tahun depan kita ikutkan lagi. Mulai tahun ini hadiahnya ada dua, bukan hanya tulisan, tetapi juga foto. Saya berharap teman-teman media di Palembang semangat mengikuti lomba ini,” tuturnya.
Suasana Media Gathering semakin meriah dengan pembagian sejumlah door prize kepada para peserta. Namun, di balik kemeriahan tersebut, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dua arah antara JNE dan insan pers.
Khairul berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan dikembangkan melalui kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga kolaborasi dan kerja sama kita dapat terus berjalan, tentunya untuk hal-hal yang bersifat positif, sehingga masyarakat luas, khususnya masyarakat Kota Palembang, mendapatkan informasi-informasi positif terkait JNE,” ujarnya.
Dengan digelarnya Media Gathering untuk keempat kalinya, JNE Palembang menunjukkan bahwa hubungan dengan media tidak hanya dibangun dalam konteks penyampaian informasi, tetapi juga melalui komunikasi, silaturahmi, dan ruang kolaborasi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan media dapat menjadi bagian penting dalam menghadirkan informasi yang lebih dekat, informatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. (NS)