SuaraIndo.Id – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Mempawah semakin mengkhawatirkan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar ruangan.Kepala BNNK Mempawah, Anida Sari, bersama jajaran dan staf membagikan masker di depan Kantor BNNK Mempawah, Jalan Gst. M. Taufik, Kelurahan Terusan, Senin (31/8/2026).
Merespons kondisi itu, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mempawah mengambil langkah nyata dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Jajaran BNNK Mempawah membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya membantu mengurangi risiko paparan asap.
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung Kepala BNNK Mempawah, Anida Sari, bersama jajaran dan staf di depan Kantor BNNK Mempawah, Jalan Gst. M. Taufik, Kelurahan Terusan, Senin (31/8/2026).
Puluhan pengendara sepeda motor, pengemudi mobil hingga pejalan kaki yang melintas menjadi sasaran pembagian masker. Warga terlihat antusias menerima masker yang diberikan, terutama mereka yang tetap harus bepergian dan bekerja di tengah kondisi udara yang dipenuhi asap.
Bagi masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di jalan, masker menjadi salah satu perlindungan sederhana yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi paparan partikel asap.
Anida Sari mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian BNNK Mempawah terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.
“Kami menyadari bahwa kualitas udara saat ini sangat tidak sehat akibat kabut asap. Oleh karena itu, BNNK Mempawah berinisiatif turun langsung membantu masyarakat, khususnya para pengendara yang harus tetap beraktivitas di luar rumah agar terhindar dari penyakit saluran pernapasan,” ujarnya.
Menurut Anida, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan diri, khususnya bagi warga yang tidak dapat menghindari aktivitas di luar ruangan.
Tak hanya membagikan masker, petugas BNNK Mempawah juga menyampaikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kabut asap masih melanda.
Warga diingatkan untuk menggunakan alat pelindung diri ketika berada di luar rumah dan mengurangi aktivitas di ruang terbuka apabila kondisi udara semakin buruk.
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama. Kesadaran untuk melindungi diri dinilai penting agar dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan dapat diminimalkan.
Aksi BNNK Mempawah mendapat respons positif dari masyarakat. Di tengah kondisi udara yang kurang bersahabat, bantuan masker secara langsung dinilai menjadi bentuk kepedulian yang sederhana, namun memiliki manfaat bagi warga.
Kepedulian tersebut juga menjadi pengingat bahwa persoalan kabut asap bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi. Penanganannya membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga, dunia usaha dan masyarakat secara bersama-sama.
Selain upaya penanganan sumber asap, perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.
Melalui aksi turun ke jalan tersebut, BNNK Mempawah menunjukkan bahwa kehadiran lembaga negara di tengah masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kepedulian, termasuk membantu warga menghadapi persoalan kesehatan akibat kondisi lingkungan.
Di tengah kabut asap yang masih menyelimuti Mempawah, langkah sederhana seperti pembagian masker dan edukasi kesehatan menjadi bentuk nyata ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat pun diharapkan tidak mengabaikan kondisi kualitas udara dan segera mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila paparan asap semakin pekat. Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, risiko kesehatan akibat kabut asap diharapkan dapat ditekan.[SK]