Karolin Minta Personel Karhutla Landak Tak Abaikan Keselamatan, Logistik Terus Diperkuat

Editor: Admin author photo

Bupati Landak Karolin saat meninjau Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Landak.
SuaraIndo.id – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengingatkan seluruh personel gabungan yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk menjaga kondisi fisik dan keselamatan selama menjalankan tugas di lapangan.

Pesan tersebut disampaikan Karolin saat meninjau Posko Tanggap Darurat Bencana Karhutla Kabupaten Landak, Jumat (11/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik sekaligus melihat langsung operasional posko di tengah ancaman kemarau dan fenomena El Nino yang diprediksi masih berlangsung cukup lama.

Karolin menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Karena itu, pembagian tugas dan waktu istirahat personel harus diatur dengan baik agar operasi pemadaman dapat terus berjalan tanpa mengorbankan kondisi kesehatan petugas.

“Penanganan ini akan berlangsung panjang, tidak hanya satu dua hari. Saya minta pembagian tugas di posko diatur dengan baik agar seluruh personel tetap dalam kondisi prima. Jangan ada yang sampai tumbang atau sakit,” tegas Karolin, Jumat (11/9/2026).

Untuk memperkuat penanganan di lapangan, Karolin menginstruksikan agar pembaruan data titik api (hotspot) dilakukan setiap pagi. Koordinasi secara berkala dengan pihak kecamatan dan desa juga diminta terus ditingkatkan agar setiap perkembangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Landak menerapkan sistem piket harian secara bergilir bagi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Landak.

Para pejabat tersebut ditugaskan mendampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kodim dan Polres dalam memimpin operasional harian Posko Tanggap Darurat Karhutla Kabupaten Landak.

Karolin juga menaruh perhatian terhadap pengelolaan bantuan yang terus mengalir ke posko. Ia meminta seluruh donasi dan bantuan logistik dikelola secara profesional dan akuntabel, serta disalurkan secara efisien kepada para petugas yang berada di lapangan.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, mengonfirmasi adanya peningkatan penerimaan bantuan logistik dan Alat Pelindung Diri (APD) sejak 24 Agustus 2026.

Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, perbankan hingga masyarakat.

Berdasarkan data rekapitulasi per 11 September 2026, bantuan yang diterima meliputi ratusan dus makanan pokok dan minuman, suplemen medis, tabung oksigen hingga vitamin.

Berbagai peralatan pendukung penanganan karhutla juga telah diterima, seperti masker respirator, senter kepala, sepatu bot, walkie talkie hingga tangki air lipat berkapasitas 500 liter.

Bantuan dalam skala besar tersebut antara lain disalurkan PT Perkebunan Nusantara IV Regional V, PT HPI, Bank Kalbar, berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Landak, Inspektorat, Dinas Pertanian hingga Dinas Kesehatan setempat.

“Seluruh dukungan logistik ini ditujukan penuh untuk menjaga daya tahan dan keselamatan fisik para personel gabungan yang sedang berjuang menjinakkan api di berbagai titik rawan,” jelas Stefanus.

Dengan dukungan logistik yang semakin kuat serta penguatan tata kelola posko, Pemkab Landak optimistis penanganan karhutla dapat berlangsung lebih terkoordinasi dan maksimal di seluruh wilayah Kabupaten Landak.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini