– Penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli–September 2026 di Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, berlangsung tertib dan tanpa kerumunan. Pola pembagian berdasarkan urutan Rukun Tetangga (RT) dan abjad nama penerima dinilai efektif mengatur kedatangan masyarakat.
Sebanyak 2.753 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 58 RT di Kelurahan Roban mendapatkan bantuan masing-masing 30 kilogram beras. Total bantuan yang disalurkan mencapai 82.590 kilogram.
Tata kelola penyaluran tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat meninjau peluncuran program di Aula Kantor Kelurahan Roban, Selasa (8/9/2026).
Dalam kunjungan itu, Tjhai Chui Mie didampingi Kepala Bulog Kantor Cabang Singkawang Noldi Ramayadi serta Kepala BPS Singkawang Yanuar Lestariadi.
Tjhai Chui Mie menilai mekanisme yang diterapkan Kelurahan Roban mampu membuat proses pembagian bantuan berlangsung cepat dan teratur. Masyarakat juga tidak harus datang secara bersamaan sehingga potensi penumpukan dan antrean panjang dapat diminimalkan.
“Penyaluran di Kelurahan Roban ini menjadi yang terbaik di Kalbar karena cepat dan tata kelolanya baik. Masyarakat tidak perlu berdesak-desakan karena mekanismenya sudah diatur berdasarkan RT dan abjad,” ujar Tjhai Chui Mie.
Meski penyaluran ditargetkan selesai dalam lima hari, ia meminta seluruh jajaran terkait mempercepat distribusi sehingga bantuan dari pemerintah pusat tersebut dapat segera diterima masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kecamatan, kelurahan, TNI dan Polri selama proses penyaluran. Koordinasi diperlukan agar pembagian bantuan berjalan aman, tertib, dan seluruh penerima dapat memperoleh bantuan sesuai alokasi.
Sementara itu, Kepala Bulog Kantor Cabang Singkawang Noldi Ramayadi berharap sistem penyaluran yang diterapkan di Kelurahan Roban dapat direplikasi di kelurahan maupun daerah lainnya.
Menurut Noldi, pengaturan berdasarkan RT dan abjad penerima memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai waktu kedatangan sekaligus membantu petugas mengendalikan arus penerima bantuan.
Untuk Kota Singkawang secara keseluruhan, bantuan pangan beras alokasi Juli–September 2026 menyasar 20.434 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total volume mencapai sekitar 613 ton.
Noldi juga mengapresiasi dukungan aparat keamanan yang turut membantu menjaga ketertiban selama pelaksanaan penyaluran.
“Kami mengapresiasi kinerja pihak keamanan yang membantu menertibkan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, tidak ada kericuhan sekecil apa pun,” pungkasnya.
Pola penyaluran yang diterapkan di Kelurahan Roban menjadi contoh bahwa distribusi bantuan dalam jumlah besar dapat dilakukan secara tertib apabila jadwal dan penerima diatur secara sistematis.
Dengan kolaborasi pemerintah daerah, Bulog, perangkat kelurahan serta aparat keamanan, penyaluran bantuan pangan diharapkan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat penerima.[SK]
