Polres Mempawah Selidiki Video Dugaan Pembakaran Lahan oleh Oknum Anggota DPRD

Editor: Admin author photo

Personel Inafis Satreskrim Polres Mempawah bersama Polsek Mempawah Hilir saat olah TKP terkait dugaan oknum DPRD membakar lahan usai videonya viral, Minggu (20/9/2026).
Suaraindo.id – Polres Mempawah menyelidiki video yang beredar luas di media sosial dan diduga memperlihatkan aktivitas pembakaran lahan oleh oknum anggota DPRD.

Video tersebut menjadi perhatian publik di tengah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Mempawah.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mempawah melakukan penyelidikan awal untuk memastikan fakta dan kronologi di balik video yang beredar.

Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengatakan, pihaknya telah menerjunkan personel Inafis Satreskrim Polres Mempawah bersama Polsek Mempawah Hilir untuk melakukan pengecekan di lokasi yang berkaitan dengan informasi tersebut.

Personel juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui kondisi lokasi secara langsung sekaligus mengumpulkan bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

“Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, kami melakukan olah TKP terlebih dahulu. Kami ingin melihat langsung kondisi lokasi dan mengumpulkan bukti yang ada, termasuk saksi maupun keterangan lain yang diperlukan,” kata Ade Chandra, Minggu (20/9/2026) sore.

Ia menegaskan, pemeriksaan langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam memastikan informasi yang beredar. Polisi tidak hanya berpedoman pada potongan video yang tersebar di media sosial, tetapi akan mendalami seluruh informasi berdasarkan fakta dan bukti.

Dalam proses tersebut, penyidik memeriksa kondisi lokasi, melakukan dokumentasi, meminta keterangan dari pihak terkait maupun saksi, serta mengumpulkan sejumlah bukti pendukung lainnya.

“Video yang beredar di media sosial menjadi informasi awal bagi kami. Selanjutnya akan kami cek dan dalami di lapangan. Semua harus berdasarkan fakta dan bukti,” tegasnya.

Ade Chandra mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian masih melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan fakta sebenarnya terkait aktivitas yang terlihat dalam video tersebut.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh rangkaian pemeriksaan dan penyelidikan selesai dilakukan.

“Kami akan bekerja secara profesional dan sesuai prosedur, serta akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Ade Chandra.[SK]

Share:
Komentar

Berita Terkini