– Polsek Meliau bersama TNI, pemadam kebakaran perusahaan, perangkat desa, dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Dusun Cupang, Desa Cupang, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Minggu (13/9/2026).
Upaya pemadaman dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga api berhasil dipadamkan. Kapolsek Meliau Iptu Supar memimpin langsung penanganan di lokasi dengan melibatkan empat personel Polsek Meliau.
Dalam penanganan tersebut, Polsek Meliau bersinergi dengan dua personel Koramil Meliau, enam personel Damkar PT BHD, serta sekitar 30 orang yang terdiri dari perangkat Desa Cupang dan masyarakat setempat.
Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pemadaman di lapangan.
Untuk menjangkau titik-titik api, petugas mengerahkan sejumlah peralatan, yakni satu unit mesin Robin milik Polsek Meliau, 10 unit sprayer jenis solo milik masyarakat, serta satu unit alat pemadam milik Damkar PT BHD.
Kapolsek Meliau Iptu Supar mengatakan, respons cepat dilakukan setelah menerima informasi mengenai kebakaran untuk mencegah api berkembang dan menjalar ke area lainnya.
Menurutnya, kondisi di lapangan membutuhkan kerja sama seluruh unsur karena penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.
“Kami langsung bergerak bersama unsur TNI, pemadam, perangkat desa, dan masyarakat untuk mengendalikan api. Kecepatan dalam melakukan pemadaman sangat penting agar titik api tidak meluas. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang ikut turun membantu,” ujarnya.
Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan menyasar titik api serta area yang berpotensi menjadi jalur penjalaran. Personel juga melakukan penyemprotan menggunakan mesin Robin dan sprayer secara bergantian untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, sekitar pukul 20.00 WIB api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.
Iptu Supar menegaskan, keberhasilan pemadaman tersebut tidak terlepas dari sinergi antara kepolisian, TNI, pemadam kebakaran, pemerintah desa, dan masyarakat.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak melakukan pembakaran yang dapat memicu Karhutla. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin. Pencegahan jauh lebih baik daripada membiarkan api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” tegasnya.
Polsek Meliau akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan pemantauan bersama masyarakat di wilayah hukumnya. Penanganan cepat serta kolaborasi lintas unsur diharapkan dapat meminimalkan potensi meluasnya Karhutla sekaligus menjaga keamanan, kesehatan, dan lingkungan masyarakat di Kecamatan Meliau. [Man]