Suaraindo.id—Pemuda memiliki peran besar untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia. Salah satunya adalah dengan berwirausaha.
Berwirausaha bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan kesejahteraan dengan menumbuhkan wirausaha sebanyak-banyaknya, terutama untuk kalangan usia 16 hingga 30 tahun.
Sementara, anggaran di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Lampung Utara tahun 2021 nol rupiah dikarenakan anggaran kepemudaan kreatif dan pariwisata terkena Recofusing. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Disporapar Lampura,Imam Hanafi, Senin (4/10/21).
“Soal program itu tidak dilaksanakan karena terkena Recofusing. Insyaallah tahun depan 2022 itu ada kalau tidak kena Recofusing lagi,” ujarnya.
Karena menurutnya, anggaran itu bertujuan untuk membangkitkan jiwa wirausaha muda yaitu melalui pelatihan dan pembinaan. “Posisi strategis pemuda adalah pelaku pembangunan bangsa dimasa yang akan datang,” katanya.
Pemuda perlu membekali diri dan disiapkan ekosistemnya dengan berbagai kompetensi sesuai dengan potensi masing-masing. Diantara kompetisi penting yang harus ada adalah softskill kewirausahaan dikalangan pemuda.
Kewirausahaan pemuda yang berkembang akan menjadi solusi multi dimensi, karena pengembangan kewirausahaan pemuda diharapkan mampu mendorong perekonomian dengan basis kreativitas dan inovasi pada berbagai sektor ekonomi terutama sektor ekonomi kreatif.
“Pengembangan kewirausahaan pemuda menjadi pondasi penting pengembangan kewirausahaan secara nasional. Dengan itu akan mampu melahirkan wirausaha pemula, mampu membuka lapangan pekerjaan, dan ini perlu kita wujudkan bersama sesuai dengan program Menpora,” jelas Kadispora par.













