Suaraindo.id– Jurnalis Najwa Shihab sempat menyinggung gaya hidup polisi yang kerap mempertontonkan kemewahan alias hedon. Kritikan Najwa Shihab bahkan memancing Nikita Mirzani yang tidak setuju karena menurutnya tidak semua polisi hedon.
Namun yang terbaru, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga menyinggung soal gaya hidup mewah polisi, saat memanggil sejumlah pejabat tinggi Polri di Istana Negara pada Jumat (14/10/2022) kemarin.
Bagi Jokowi, gaya hidup yang menonjolkan kemewahan dinilai tidak memiliki sense of crisis di tengah situasi global yang tidak stabil.
“Situasi seperti ini harus ngerti sehingga punya sense of crisis yang sama, hati-hati dengan ini hati-hati,” yang disiarkan dalam YouTube Sekretariat Presiden, dilansir dari suara.com, Sabtu (15/10/2022).
Menurut Jokowi sebut bakal menyorot perhatian masyarakat, dan berujung kecemburuan. Ditambah situasi ekonomi belakangan ini sedang sulit.
“Jangan sampai dengan situasi yang sulit, ada letupan-letupan sosial karena adanya kecemburuan sosial ekonomi, kecemburuan sosial ekonomi. hati-hati,” imbuhnya.
Jokowi tegas meminta seluruh polisi pemimpin wilayah seperti Kapolda dan Kapolres, harus tahu diri terkait gaya hidup mereka. Termasuk tidak memamerkan mobil bagus atau motor gede.
“Sehingga saya ingatkan yang namanya Polres, Kapolres, yang namanya Kapolda, yang namanya seluruh pejabat utama, perwira tinggi, ngerem total masalah gaya hidup. Jangan gagah-gagahan karena merasa punya mobil bagus, atau motor gede yang bagus, hati-hati, hati-hati, saya Ingatkan hati-hati,” pungkasnya.
Gaya Hidup Hedon
Sebelumnya, gaya hidup hedon anggota kepolisian mendapat sorotan dari jurnalis Najwa Shihab. Namun, Nikita Mirzani tidak setuju dengan kritikan Najwa pada kepolisian. Nikita Mirzani terus berusaha menyindir Nazwa melalui akun media sosialnya, tapi tak dilayani oleh Nazwa Shihab.
Najwa Shihab kemudian mengatakan jangan sampai isu publik dikerdilkan dengan membahas sesuatu yang akhirnya menjadi drama pesonal. Dalam sebuah video, Najwa mengatakan hanya ingin fokus pada isu utama yaitu isu publik.
“Saya tidak mau isu publik dikerdilkan dengan membahas sesuatu yang akhirnya jadi drama pesonal,” kata Najwa dalam sebuah video yang diunggah KH Infotainment, Jumat (7/10/2022).
Dia mengatakan sudah terlalu banyak drama di Indonesia, dan dia mengajak untuk fokus pada persoalan utama.
“Karena pekerjaan kita, wartawan menyuarakan apa yang penting bagi publik. Mari fokus pada apa yang penting, tidak tergeser ka hal-hal tidak penting,” kata Najwa.
Dilihat Suara Denpasar, Nikita terlihat fokus mengunggah ulang atau repost produk endorse. Tak ada sama sekali membahas Najwa Shihab yang biasanya dia lakukan dalam sepekan terakhir.