Suaraindo.id – Untuk mewujudkan dunia pendidikan yang lebih maju dan berkembang maka diperlukan peningkatan disegala sektor terutama dalam hal mengoptimalkan melalui peningkatan sumber daya manusia ( SDM ) tenaga pendidik baik melalui pelatihan dan pendidikan maupun uji Kompetensi Selain itu untuk meningkatkan mutu pendidikan bisa juga melalui pembangunan dan penambahan sarana serta prasarana di lingkungan pendidikan khususnya sekolah.
Menanggapi hal tersebut anggota DPRD Kota Palangka dari Komisi C DPRD Norhaini menyebut ada dua aspek penting yang perlu diperhatikan dalam memperbaiki mutu pendidikan. Kedua aspek dimaksud yaitu kualitas guru, dan Pembangunan,penambahan atau pemenuhan sarana prasarana (sarpras).
“Kedua aspek yang penting ini memiliki hubungan atau korelasi yang cukup erat untuk membangun mutu pendidikan ” ucapnya Kamis ( 13/07/2023) di Palangka Raya.
Lebih lanjut Norhaini menuturkan, selain sarpras maka yang perlu jadi perhatian dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan hal tersebut juga masih menjadi pekerjaan rumah bagi dunia pendidikan saat ini adalah, terkait pemenuhan guru yang berkompetensi.
Pentingnya guru yang memiliki kompetensi jelas dia, maka dapat mempengaruhi pada peningkatan mutu pendidikan. Maka itu guru selalu dikatakan paling depan menjadi ujung tombak bagi mutu pendidikan.
Legislator dari Fraksi Golkar ini juga menyebutkan harus disadari metode pembelajaran yang digunakan pada peserta didik generasi terdahulu, akan sulit diterapkan pada peserta didik generasi sekarang karena adanya perbedaan terutama sistem dan kurikulum.
“Oleh karena itu, cara ataupun metode pembelajaran yang digunakan guru harus disesuaikan dengan kondisi peserta didik saat ini. Maka itulah para guru dituntut untuk meningkatkan kompetensinya,” tutup Norhaini.













