Suaraindo.id – Jelang Pemilu 2024, seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkayang di imbau untuk berperan aktif dalam mensukseskan pemilu yang akan datang. Maka dari itu, Ketua Masjid Agung Syuhada Bengkayang, Yusli mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat berperan aktif dalam mensukseskan pemilu, sehingga dapat berlangsung dengan damai hingga demokratis.
Pemilihan umum sejatinya merupakan Pesta Demokrasi yang harus dilaksanakan dengan penuh kegembiraan, penuh perdamaian serta saling menghargai perbedaan. Karena, perbedaan pilihan merupakan Rahmat bagi bangsa Indonesia, kepada warga masyarakat khususnya umat Islam di Kabupaten Bengkayang,” jelasnya di Sekertariat Badan Kesejahteraan Masjid Agung Syuhada, jum’at (06/10/2023).
Selain itu, suasana harus tetap terjaga meskipun terdapat perbedaan pilihan antara masyarakat satu dan lainnya.
“Siapapun yang kita pilih nantinya jangan sampai menyebakan kita tidak saling tegur sapa. Justru dengan adanya perbedaan tetap kita pelihara kerukunan, persaudaraan dan solidaritas kita sebagi bangsa tetap rukun dan dami dalam kehidupaan sehari-har,” paparnya.
Sementara itu, Ustad M. Khoiri, dalam khotbah Jum’at yang di sampaikan di Masjid Agung Syuhada Bengkayang, dalam ceramah Iktiar menciptakan pemilu damai tahun 2024 yang tidak lama lagi.
“Sebagai umat muslim di tuntut untuk berpartisipasi memilih pemimpin yang baik. Sebagai umat muslim mari bersama-sama mengawal dan menciptakan Pemilu yang menggenbirakan dengan penuh rasa damai serta saling menjaga persaudaraan dan persatuan di antara umat demi negara yang kita cintai,” pungkasnya.













