Suaraindo.id– Plt Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, Muchamad Yamin, mengungkapkan bahwa Satgas Pangan Kota Pontianak terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga dan ketersediaan pangan untuk memastikan stabilitas di pasaran.
“Satgas Pangan memonitor produk pangan yang ada di Kota Pontianak agar tetap terkendali dan tersedia,” jelas Muchamad Yamin.
Ia menambahkan bahwa harga daging ayam sempat mengalami inflasi beberapa hari terakhir, namun kini kembali stabil di kisaran harga di bawah Rp30.000 per kilogram. Artinya, harga tersebut masih di bawah harga yang telah ditentukan.
Selain daging ayam, beberapa komoditas penting lainnya seperti gula pasir, beras, dan minyak goreng juga dipastikan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pontianak.
Satgas Ketahanan Pangan yang turun langsung ke lapangan memiliki tujuan untuk memastikan bahwa stok pangan tetap tersedia, dan harga terkendali sehingga masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Dengan harga yang terkendali, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka tanpa mengalami beban yang berlebihan,” tambah Yamin.
Dari pantauan Satgas Ketahanan Pangan di Pasar Teratai, harga sejumlah komoditas terbilang masih normal. Untuk harga beras medium Rp14.000/kg, beras SPHP Rp13.100/kg, cabai rawit merah Rp75.000/kg, cabai rawit hijau Rp50.000/kg, bawang merah Rp29.333/kg, gula pasir curah Rp17.333/kg, minyak goreng curah Rp15.300/liter, minyak goreng kemasan premium Rp18.333/liter, Minyak Kita Rp16.833/liter, daging ayam ras Rp28.333/kg dan telur ayam Rp29.667/kg.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS