500 Pemuda Katolik Meriahkan TROMKA ke-VIII se-Paroki Darit di Kecamatan Menyuke

  • Bagikan
Pembukaan Temu Raya Orang Muda Katholik Ke VIII se-Paroki Darit. SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Sebanyak 500 orang muda Katolik dari 29 stasi mengikuti Temu Raya Orang Muda Katolik (TROMKA) ke-VIII se-Paroki Darit yang digelar meriah di halaman Gereja Katolik Santo Atanasius Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, pada Jumat (4/4/2025).

Kegiatan tahunan ini berlangsung selama tiga hari, dari 4 hingga 6 April 2025, dan menjadi momentum penting bagi Orang Muda Katolik (OMK) dalam mempererat persaudaraan iman serta memperkuat peran mereka dalam kehidupan sosial dan gereja.

Acara pembukaan diwarnai dengan tarian penyambutan, pemotongan bambu secara simbolis, Misa pembukaan, serta bunyi sirine sebagai tanda resmi dimulainya TROMKA, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan undangan.

Pastor Paroki Darit, Pastor Hendrik Panamon, MSC, bersama dua pastor pembantu, turut hadir memberikan dukungan dan semangat kepada para peserta. Hadir pula perwakilan dari Polsek Menyuke, yakni Aipda Ewaldus Leo dan Aipda Hery, yang mewakili Kapolsek Menyuke Ipda Aprianus Sabari Tampe.

Dalam sambutannya, Kapolsek Menyuke menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah menugaskan Bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Menyuke untuk memastikan keamanan dan kelancaran selama kegiatan berlangsung.“Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini, yang bukan hanya mempererat hubungan antar sesama OMK, tapi juga memperkuat nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat,” ujar Ipda Aprianus.

Sementara itu, Ketua Panitia TROMKA ke-VIII, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk para ketua umat dari seluruh stasi di Paroki Darit.

“Ini adalah kesempatan bagi OMK untuk saling mengenal, berdiskusi, dan memperkuat semangat pelayanan. Semoga kegiatan ini membawa berkat bagi semua peserta dan umat,” ucapnya.

TROMKA tahun ini mengusung tema kebersamaan, pelayanan, dan penguatan iman dalam bingkai budaya lokal. Berbagai agenda telah disiapkan, termasuk lomba-lomba rohani, seminar OMK, pentas seni, dan rekoleksi bersama.

Dengan semangat muda yang berkobar, TROMKA ke-VIII diharapkan mampu melahirkan generasi Katolik yang tangguh, beriman, dan siap menjadi garam serta terang dunia di tengah tantangan zaman.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan