Suaraindo.id – Suasana kompleks Polda DIY pada Sabtu (30/8/2025) pagi tampak porak-poranda setelah aksi massa dari ribuan driver ojek online dan masyarakat pada Jumat siang hingga Sabtu dini hari.
Amatan dilokasi, pada salah satu sudut jalan di depan markas, terlihat kepulan asap hitam pekat menjulang tinggi dari sisa-sisa pembakaran. Jalanan yang biasanya ramai kini penuh dengan puing berserakan.
Dinding diluar Polda dipenuhi coretan dan grafiti bernada protes, salah satunya bertuliskan “ACAB”. Cat semprot berwarna hitam dan merah mendominasi hampir seluruh tembok.
Sejumlah fasilitas dalam kompleks ikut rusak parah. Pos penjagaan terbakar, menyisakan rangka besi dan puing kayu yang hangus.
Beberapa ruangan di gedung utama juga hancur. Jendela pecah, tirai gosong, dan dinding hitam legam bekas kobaran api menunjukkan kerasnya unjuk rasa massa semalam.
Tampak pula seorang petugas di sekitar area reruntuhan, menandakan rasa ingin tahu sekaligus menyaksikan langsung kondisi markas polisi pasca aksi deno besar.
Situasi ini membuat kawasan di sekitar Polda DIY, termasuk Pakuwon Mall yang berada tidak jauh dari lokasi, terpaksa menutup operasional pada Sabtu.Mal terbesar di DIY-Jateng ini kembali beroperasi Minggu.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS