Suarainndo.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah setempat. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap dua kondisi berlawanan yang diprakirakan terjadi dalam waktu dekat, yakni hujan lebat serta ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam rilis resmi BMKG Kalbar yang diperbarui Senin (22/9/2025) pukul 07.00 WIB, disebutkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur sebagian wilayah Kalbar pada Minggu (28/9/2025). BMKG memperingatkan, kondisi ini dapat menimbulkan genangan, banjir, hingga gangguan aktivitas masyarakat.
Selain itu, periode 22–28 September 2025 juga diprediksi masih menyimpan risiko terjadinya karhutla di sejumlah daerah. Hal ini disebabkan oleh faktor cuaca kering yang masih melanda beberapa wilayah sehingga memudahkan munculnya titik api.
“BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada, baik terhadap potensi hujan lebat maupun ancaman karhutla. Kolaborasi semua pihak sangat penting untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan,” demikian pernyataan resmi BMKG Kalbar.
Masyarakat diingatkan agar menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuka lahan dengan cara membakar. Di sisi lain, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat hujan deras.
Informasi lebih detail mengenai analisis dan prospek cuaca di Kalimantan Barat dapat diakses melalui laman resmi BMKG Kalbar di https://kalbar.bmkg.go.id.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













