Suaraindo.id – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan menghindari tindakan anarkis saat menyampaikan pendapat di muka umum. Hal itu disampaikannya dalam Forum Silaturahmi dan Diskusi bersama Forkopimda, mahasiswa, serta elemen masyarakat yang digelar Polda Kalbar secara daring, Jumat (19/9/2025).
“Jangan melempari provos. Mereka bertugas mengawasi personel polisi di lapangan saat mengawal aksi massa,” tegas Pipit.
Ia juga mengimbau massa aksi agar tidak mengganggu kinerja polisi lalu lintas yang bertugas mengatur arus kendaraan. Menurutnya, keberadaan polisi lalu lintas bukan untuk menghadapi massa, melainkan untuk memastikan hak penyampaian aspirasi berjalan beriringan dengan hak pengguna jalan.
“Itu juga jangan diganggu,” ujarnya.
Selain itu, Pipit menekankan pentingnya menghormati keberadaan ambulans, baik milik kepolisian maupun rumah sakit. “Kalau ada yang menghalangi kerja ambulans di lapangan, itu termasuk pelanggaran berat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk berserikat, berkumpul, dan menyampaikan aspirasi. Namun, kebebasan itu tetap memiliki batasan yang harus dipatuhi.
“Silakan berpendapat di muka umum, polisi akan menjadi mitra yang baik dan mengawal penyampaian aspirasi. Tapi kalau niatnya sudah menjadikan polisi sebagai lawan, maka ada dua kemungkinan, orang ini adalah penjahat, atau harus ditindak sesuai aturan,” ucapnya.
Menurut Pipit, tindakan represif hanya akan dilakukan jika benar-benar diperlukan dan tetap secara terukur. “Kalau ada perkumpulan yang anarkis, tidak memberitahukan, itu bisa dibubarkan. Tahapannya mulai dari negosiasi hingga, bila diperlukan, tindakan tegas sesuai aturan,” jelasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan demokrasi yang damai dan saling menghormati hak sesama. “Mari kita sama-sama menjaga suasana kondusif, menghargai hak orang lain, termasuk penggunaan fasilitas umum,” pungkasnya.
Kegiatan dengan tema “Membangun Demokrasi yang Inklusif dan Berkeadilan demi Terciptanya Harmonisasi di Bumi Khatulistiwa” ini digelar dalam rangka program Jumat Curhat Polda Kalbar. Seluruh Polres jajaran di Kalbar turut serta melalui zoom meeting.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













