Di Era Kepemimpinan Gubernur Ria Norsan, Pemprov Kalbar Raih Penghargaan Kearsipan Nasional

  • Bagikan
Di Era Kepemimpinan Gubernur Ria Norsan, Pemprov Kalbar Raih Penghargaan Kearsipan Nasional

Suaraindo.id — Di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemprov Kalbar meraih Penghargaan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) atas capaian Penyelenggaraan Kearsipan Daerah Tahun 2024, dengan menempati peringkat ketiga nasional.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dr. Mego Pinandito, M.Eng, kepada Gubernur Ria Norsan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Identifikasi Peningkatan Kapasitas Penyelenggaraan Kearsipan Pemerintah Daerah Wilayah I, yang digelar di Gedung ANRI, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Capaian ini didasarkan pada hasil pengawasan kearsipan serta tingkat digitalisasi arsip di pemerintah daerah, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012, dan Keputusan Kepala ANRI Nomor 406 Tahun 2024.

Gubernur Ria Norsan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah kerja keras dan komitmen seluruh jajaran Pemprov Kalbar dalam membangun tata kelola kearsipan yang tertib, akuntabel, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada ANRI. Penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi, tetapi pengakuan atas komitmen kita bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui sistem kearsipan yang modern,” ujar Gubernur Ria Norsan.

Ia juga menekankan bahwa arsip memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik yang cepat, akurat, dan transparan. Melalui digitalisasi, proses administrasi pemerintahan dapat berjalan lebih efisien sekaligus menjaga sejarah dan identitas daerah.

“Arsip bukan hanya soal dokumen, tetapi juga tentang sejarah dan jati diri bangsa. Karena itu, pengelolaan arsip harus dilakukan dengan baik, modern, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Gubernur Ria Norsan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam pengelolaan arsip daerah, khususnya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Barat, yang terus berinovasi memperkuat sistem digitalisasi arsip di lingkungan Pemprov.

“Terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah bekerja keras. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja dan ketelitian dalam mengelola arsip di Kalimantan Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala ANRI Dr. Mego Pinandito, M.Eng menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas lembaga kearsipan daerah, sekaligus bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah yang berhasil menerapkan tata kelola arsip secara profesional dan berbasis teknologi.

“Penyelenggaraan kearsipan merupakan salah satu kunci keberhasilan tata kelola pemerintahan yang baik. Arsip yang tertata dan terdigitalisasi dengan baik akan mempercepat akses layanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ungkapnya.

Ke depan, ANRI berharap komitmen Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sistem kearsipan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

  • Bagikan