BPBD Sanggau Gelar Focus Grup Discussion

  • Bagikan
BPBD Melaksanakan Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) .SUARAINDO.ID

Suaraindo.id – BPBD Kabupaten Sanggau, Melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan melaksanakan Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) diisi dengan diskusi Publik dan Seminar ahir Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Sanggau Tahun 2026-2030.diruang Rapat Babai Cinga” Kantor Bupati Sanggau, Kamis (11/12/2925).

Kegiatan dibuka Bupat diwakili Kepala BKPSDM Kabupaten Sanggau, Herkulanus Heri Purnama,.
Hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Pimpinan Legislatif Komisi II Dicky, S.Hut dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau Paulus, S.Sos, Kepala BMKG, Perwakilan Pimpinan Perangkat Daerah , Tim Pengarah dan Tim Teknis Internal BPBD, Akademisi dan Tim Teknis dan Perumus dari Lembaga LPPM Universitas Tanjung Pura Pontianak sebagai Narasumber pada pelaksanaan kegiatan FGD.

Kepala BKPSDM mengatakan maksud dan tujuan ini adalah dimana Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Sanggau (RPB) sebagai turunan dari Dokumen Kajian Bencana (KRB), harus memiliki integrasi yang kuat dengan dokumen Perencanaan Daerah seperti RPJPD, RPJMD, RKPD, RTRW/RDTL, KLHS dan Dokumen Perencanaan Daerah lainnya.

Keterhubungan Dokumen ini lanjutnya akan memastikan bahwa aspek kebencanaan tidak parsial dan berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dan terinternalisasi dalam seluruh sektor perencanaan dan pembangunan di Kabupaten Sanggau;

Dalam RPB yang sedang kita siapkan, sepenuhnya berbasis evident. data Spasial, Data Historis Kejadian Bencana, Peta Risiko, Indeks Kapasitas Daerah, Serta Kondisi Sosial- Ekonomi Masyarakat menjadi landasan analisis. Ketepatan data adalah ukuran akuntabilitas kita.

Dalam Penyusunan RPB tentu perlu memperhatikan dinamika pembangunan daerah lima tahun kedepan.
Kabupaten Sanggau menargetkan peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD), Penguatan sistem informasi kebencanaan, Serta percepatan tata kelola PENTAHELIX. Seluruh target ini harus tercermin dalam rencana aksi kebencanaan yang inklusif dan realistis;

Pekerjaan besar ini,tentunya akan berhasil dengan kita bersinergi dan berkolaborasi bersama secara PENTAHELIX (Pemerintah Daerah, Masyarakat, Dunia Usaha, Akademisi dan Media) dalam perlibatan tugas dan perannya masing-masing, dan disertai dengan komitmen yang kuat untuk melaksanakannya.

Hasil FGD ini akan di tindaklanjuti dengan Asistensi Tahap II oleh BPBD Kabupaten Sanggau , Tim Perumus LPPM UNTAN dengan Deputi Sistem Strategi Direktorat Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB sebagai dasar finalisasi dan pengesahan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Kabupaten Sanggau Tahun 2026-2030

  • Bagikan