Suaraindo.id – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan akselerasi pembangunan infrastruktur strategis di Kalbar dan secara khusus mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar memprioritaskan proyek-proyek vital seperti Jembatan Kapuas 3, Pontianak Outer Ring Road, dan akses tol menuju Pelabuhan Internasional Kijing.
Dalam pertemuan koordinasi dengan jajaran Balai di lingkungan Kementerian PUPR Provinsi Kalimantan Barat, Norsan menekankan bahwa sejumlah proyek tersebut merupakan kebutuhan mendesak karena akan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat, memperkuat konektivitas regional, serta mendukung pertumbuhan kawasan industri dan logistik Kalbar.
Salah satu isu utama yang disampaikan Gubernur adalah pembangunan Jembatan Kapuas 3, yang disebutnya sebagai prioritas tertinggi karena akan menjadi simpul penting konektivitas dan distribusi barang di wilayah metropolitan Pontianak–Kubu Raya.
Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penyelesaian Pontianak Outer Ring Road serta percepatan perencanaan jalan lingkar luar Kota Pontianak guna mengurai kemacetan dan meningkatkan efisiensi jaringan transportasi. Yang tidak kalah strategis, Norsan kembali menegaskan perlunya pembangunan akses tol ke Pelabuhan Kijing yang akan menjadi koridor logistik utama dan pintu ekspor-impor Kalbar.
“Saya mengapresiasi sinkronisasi program antara Pemprov dan Balai PUPR. Namun percepatan pembangunan tidak bisa kami lakukan sendiri. Dukungan penuh pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Norsan.
Ia menekankan pentingnya keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri dan akhirnya kehilangan dampak signifikan. Karena itu, ia meminta Balai PUPR membuka ruang koordinasi seluas-luasnya dengan Pemprov dan memastikan seluruh program pembangunan terintegrasi dengan RPJMD Kalbar.
“Saya tegaskan agar semua pihak membuka ruang seluas-luasnya kepada Pemda, sehingga arah pembangunan pusat dan daerah benar-benar selaras,” tegasnya.
Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Candra, menyatakan kesiapan penuh untuk memperkuat sinergi tersebut. Ia menilai koordinasi dengan Gubernur menjadi langkah penting dalam merumuskan pembangunan infrastruktur strategis Kalimantan Barat ke depan.
“Kami dari seluruh Balai PUPR di Kalimantan Barat sangat berbahagia bisa bertemu dan berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dan jajaran. Kami siap bersinergi membangun Kalbar,” ujarnya.













