Kejurda Anggar Piala Wali Kota Palembang Digelar di JSC, 68 Atlet dari 7 Daerah Bertanding

  • Bagikan
Foto bersama Walikota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, M.Si. (SuaraIndo.id/Dok)

SuaraIndo.id – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Anggar Piala Wali Kota Palembang resmi dibuka di Venue Tribun Dayung Jakabaring Sport City (JSC), Jumat (26/12/2025). Ajang yang berlangsung selama tiga hari, 26–28 Desember 2025 ini menjadi momentum strategis pembinaan atlet anggar sejak usia dini di Sumatera Selatan.

Pembukaan Kejurda tersebut dihadiri langsung Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si, Ketua Pengprov IKASI Sumsel Lukman Ahmady, B.A, Ketua IKASI Kota Palembang Muhammad Ali Ruben, SH., MH, serta perwakilan KONI Kota Palembang yang diwakili Bendahara KONI Aliyuddin Asral, S.Pd., M.Si.

Dalam sambutannya, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan Kejurda ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi sarana pemanasan dan seleksi atlet potensial menuju level yang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, hari ini IKASI Kota Palembang bersama IKASI Sumsel dapat menyelenggarakan kejuaraan ini. Harapan kita, atlet-atlet Palembang dan daerah lain bisa menorehkan sejarah menjadi atlet nasional bahkan internasional,” ujar Ratu Dewa.

Ia menilai olahraga anggar memiliki karakter khusus yang menuntut strategi, kecepatan, ketangkasan, serta feeling yang kuat. Oleh karena itu, pembinaan harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

Ratu Dewa juga mendorong agar olahraga anggar lebih masif disosialisasikan ke dunia pendidikan.

“Ke depan, saya harapkan IKASI Palembang merekrut atlet sejak dini. Kita akan koordinasikan melalui Dispora dengan Dinas Pendidikan agar olahraga anggar disosialisasikan ke sekolah-sekolah SD dan SMP di Kota Palembang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua IKASI Kota Palembang Muhammad Ali Ruben, SH., MH menjelaskan Kejurda ini diikuti oleh 68 atlet dari 7 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Para atlet berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari U-10, U-12, U-14 hingga U-20 tahun.

“Kejurda Piala Wali Kota ini merupakan ajang pemanasan. Tahun ini seharusnya kita menggelar Kejuaraan Nasional, namun karena jadwal belum memungkinkan, maka kita mulai dengan kejuaraan daerah,” jelas Ruben.

Selain memperebutkan Piala Wali Kota Palembang, para pemenang juga akan mendapatkan uang pembinaan, piagam, dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi pembinaan atlet.

Ruben juga mengungkapkan rencana besar IKASI Palembang pada tahun 2026.

“Tadi sudah kami laporkan kepada Pak Wali Kota, insyaallah 2026 kita siap menggelar Kejuaraan Nasional Anggar di Palembang. Lokasinya bisa di Palembang Square atau GOR Dempo, tergantung situasi. Pesertanya ditargetkan dari 24 provinsi se-Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, Palembang sudah lama dinantikan menjadi tuan rumah Kejurnas Anggar, mengingat antusiasme komunitas dan prestasi atlet anggar Sumsel yang terus berkembang.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Pengprov IKASI Sumsel Lukman Ahmady, B.A menilai Kejurda ini sangat penting dalam kerangka pembinaan berjenjang, dari usia dini hingga atlet senior.

“Pembinaan harus dimulai dari usia dini sampai senior. Dulu Sumsel pernah berjaya, bahkan sekitar 20 tahun lalu kita menjadi kiblat anggar Indonesia dan juara umum PON,” ujarnya.

Lukman optimistis kejayaan tersebut dapat kembali diraih melalui konsistensi pembinaan dan sinergi antara kabupaten/kota.

“Saya sangat mengapresiasi Pak Ruben yang berinisiatif menggerakkan anggar di Sumsel. Dengan dukungan pemerintah daerah, kita berjuang mengembalikan nama besar anggar Sumsel,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan