suaraindo.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa kehadirannya dalam rapat persiapan Perayaan Natal Nasional merupakan bagian dari tugas konstitusionalnya dalam menjaga persatuan dan kebinekaan bangsa Indonesia yang majemuk.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat menghadiri rapat persiapan Natal Nasional yang digelar di Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jakarta, Jumat (19/12).
“Hari ini saya diundang oleh Pak Ara, Menteri Perumahan, selaku Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional 2025. Tentu sebagai Menteri Dalam Negeri saya hadir, karena ini menyangkut salah satu tugas Mendagri, yaitu urusan pemerintahan umum dalam membina kebinekaan serta menjaga persatuan bangsa Indonesia yang plural,” ujar Tito Karnavian.
Ia menegaskan bahwa perayaan keagamaan merupakan bagian penting dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, setiap kegiatan keagamaan harus dipastikan dapat berlangsung secara tertib, aman, dan lancar.
“Salah satunya adalah memastikan acara-acara perayaan keagamaan dapat terlaksana dengan tertib, aman, dan lancar. Pak Ara ditunjuk sebagai Ketua Panitia, beliau sahabat saya, tentu sebagai sahabat saya juga wajib bantu-bantu,” katanya.
Tito Karnavian mengapresiasi konsep Perayaan Natal Nasional yang mengedepankan kesederhanaan namun tetap memberikan dampak sosial yang luas. Meski jumlah peserta kegiatan utama hanya sekitar 3.800 orang dan dilaksanakan di Stadion Tenis Indoor, ia menilai dampaknya dirasakan secara nasional melalui berbagai bentuk dukungan dan bantuan sosial.
“Biasanya perayaan besar itu skalanya sangat masif. Tapi kali ini dilaksanakan secara sederhana, namun dampaknya besar, karena dukungan dan bantuan diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Tito Karnavian, kesederhanaan perayaan tersebut juga selaras dengan suasana empati nasional, khususnya di tengah berbagai bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
“Momentum ini tepat, karena kita juga sedang berduka atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai wilayah Indonesia. Kesederhanaan ini menjadi refleksi rasa turut empati kita,” jelasnya.
Ia berharap Perayaan Natal Nasional dapat berjalan dengan lancar serta membawa berkat bagi seluruh bangsa Indonesia.
Terkait bantuan yang diberikan secara pribadi, Tito Karnavian memilih untuk tidak mempublikasikannya secara rinci.
“Biasanya kalau soal bantuan, saya tidak pernah mempublikasikan. Itu urusan saya dengan Tuhan. Yang jelas, saya memberikan bantuan,” pungkasnya













