SUARAINDO.ID ——- Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
Pemda menyalurkan insentif bagi guru swasta, melalui Baznas bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Timur.
Penyaluran insentif bagi guru-guru yang berada di bawah naungan Kemenag, berlangsung di Aula Majlis Ta’lim MI Al-Ijtihad, Jontak, Masbagik.
Bupati Lombok Timur Drs H. Haerul Warisin secara simbolis melakukan penyerahan, didampingi Kepala Kemenag Lombok Timur dan Ketua Baznas Lombok Timur.
Bupati menegaskan, pentingnya peran guru dalam pembangunan bangsa dan daerah.
Bupati mengapresiasi kepada para guru, yang dinilai telah berkontribusi besar dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Terima kasih sumbangsihnya sudah membantu pemerintah, karena tidak ada negara maju dan tidak ada pemerintahan yang baik kalau tidak ada guru. Jasa guru tidak tertandingi,” ujar Bupati.
Bupati juga berharap agar semakin banyak masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui Baznas sehingga manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak penerima.
Sementara itu, Kepala Kemenag Lombok Timur, H. Shuhli menjelaskan, insentif tersebut diberikan kepada seluruh guru di bawah Kemenag yang tidak berstatus guru kontrak, PPPK, ataupun penerima sertifikasi.
Insentif tersebut belum besar, namun diharapkan para guru dapat melihat perhatian pemerintah melalui program tersebut. Penyaluran insentif rencananya dilakukan setiap tiga bulan secara bergiliran.
Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli menambahkan, insentif ini merupakan bagian dari program penyaluran hasil pengelolaan ZIS yang dihimpun Kemenag dan disalurkan melalui Baznas.
Pada kesempatan itu, Pemda Lombok Timur turut memberikan insentif kepada 884 guru.
Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada seorang guru dengan masa pengabdian terlama, yakni 31 tahun, serta kepada seorang guru berkebutuhan khusus.













