SUARAINDO.ID —— Sekretaris Daerah Lombok Timur Drs H Juaini Taufiq menngatakan, sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Bupati terkait pelaksanaan tugas kedinasan selama Ramadan, Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta tetap menjaga serta meningkatkan kualitas dan kuantitas kerja selama bulan suci Ramadan.
Sekretaris Daerah menegaskan bahwa Ramadan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Sebaliknya, momentum bulan suci diharapkan menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selama bulan suci Ramadan ini, jangan kita turunkan kuantitas maupun kualitas kerja. Minimal kuantitas tetap sama, tetapi kualitas harus kita tingkatkan. Insya Allah itu juga menjadi ibadah yang luar biasa di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Sekda menyebutkan, mayoritas masyarakat Lombok Timur beragama Islam, sehingga semangat Ramadan diharapkan dapat tercermin dalam etos kerja para ASN.
Guru diminta mengajar dengan baik sesuai visi pendidikan, tenaga kesehatan memberikan pelayanan maksimal, serta jajaran administrasi memastikan dukungan layanan berjalan optimal.
Menurutnya, bekerja dengan baik dalam menjalankan tugas dan fungsi birokrasi juga merupakan bagian dari ibadah, terlebih jika diniatkan untuk memberikan manfaat kepada sesama.
Mengutip pesan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Terkait jam kerja selama Ramadan, Sekda menjelaskan tidak ada pengurangan jumlah jam kerja.
Penyesuaian hanya dilakukan pada pengaturan waktu, seperti pemadatan jam istirahat siang dan perubahan jadwal masuk kerja.
Khusus hari Jumat, jam kerja akan dimaksimalkan agar tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Tidak ada pengurangan jam masuk maupun jam pulang. Hanya penyesuaian waktu kerja. Di bidang pelayanan, bahkan tidak ada jadwal istirahat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” jelasnya.
Sekda mengingatkan bahwa ajakan ini bersifat moral dan spiritual, sejalan dengan harapan Bupati agar seluruh ASN menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah selama Ramadan.
Sekda menekankan bahwa setiap kebaikan yang dilakukan di bulan suci akan mendapat ganjaran berlipat ganda.
Karena itu, ASN Lombok Timur diimbau untuk meniatkan setiap tugas pokok dan fungsi sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jika kita menjalankan tugas dengan baik dan diniatkan sebagai ibadah, Insya Allah akan membawa keberkahan, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat yang kita layani,” pungkasnya.













