Resmi Dilantik! M. Yusuf Malaya Tegaskan PMPB Jauh dari Konflik, Fokus Bangun Persatuan

  • Bagikan
Foto bersama Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya (SuaraIndo.id/Dok)

SuaraIndo.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Sabtu (14/2/2026).

Pelantikan ini menjadi tonggak awal kepengurusan baru dalam memperkuat peran organisasi di tengah dinamika sosial masyarakat.

Ketua Umum DPD PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjaga persatuan dan tidak terlibat dalam konflik horizontal yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“PMPB lahir untuk merawat kebersamaan, bukan menciptakan perpecahan. Jika ada anggota yang membawa nama organisasi dalam konflik, kami tidak akan ragu menindak sesuai aturan,” tegas Yusuf.

Ia mengungkapkan, tingkat kehadiran undangan yang mencapai sekitar 95 persen mencerminkan kuatnya dukungan terhadap kepemimpinan dan arah kebijakan PMPB selama lima tahun ke depan.

Dalam masa bakti 2026–2030, PMPB akan memfokuskan diri pada penguatan pembinaan internal serta penegakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Sanksi tegas, termasuk pencabutan keanggotaan, disiapkan bagi pelanggaran berat maupun yang dilakukan secara berulang.

“Disiplin adalah fondasi organisasi. Tanpa kedisiplinan, marwah dan kepercayaan publik tidak akan terjaga,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian aparat dan masyarakat terhadap potensi gesekan antarorganisasi di berbagai daerah.

Menurut Ketua Umum DPD PMPB Sumsel, M. Yusuf Malaya, sikap menjauh dari konflik merupakan strategi penting untuk menjaga legitimasi sosial sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Pada periode kepengurusan ini, PMPB memprioritaskan program penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian sosial budaya, serta penguatan kegiatan keagamaan.

Penyusunan program kerja melibatkan akademisi dan kalangan profesional agar lebih terarah dan memberikan dampak berkelanjutan.

Yusuf Malaya juga menyebutkan, jumlah anggota PMPB di Sumatera Selatan telah mencapai puluhan ribu orang. Di Palembang tercatat hampir 15 ribu anggota, sementara di Kabupaten Musi Banyuasin jumlahnya lebih dari 9 ribu orang. Basis massa tersebut dinilai sebagai potensi besar sekaligus tantangan dalam menjaga soliditas dan militansi organisasi.

Selain aktif membangun organisasi, Yusuf Malaya juga dikenal konsisten dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia tercatat telah memberangkatkan 64 jamaah untuk menunaikan ibadah umrah secara gratis sebagai wujud kepedulian dan komitmen dalam membantu sesama.

Pelantikan kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum bagi PMPB untuk memperluas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang sosial dan ekonomi.

“Kami ingin PMPB menjadi organisasi yang bermartabat, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Sumatera Selatan,” pungkas Yusuf.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan