Suaraindo.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Sambas berjalan dengan pengawasan ketat agar seluruh tahapan pelaksanaannya memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa di sekolah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Ganjar Eko Probowa, mengatakan pihaknya terlibat langsung dalam mengawasi jalannya program tersebut, terutama dalam pengelolaan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurutnya, Dinas Kesehatan memiliki tiga peran utama dalam program MBG, yakni menjaga kualitas makanan, mengendalikan potensi risiko kesehatan, serta memastikan manfaat kesehatan bagi para penerima program.
“Kami memastikan setiap proses, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan, mengikuti standar dari Badan Gizi Nasional dan aturan kesehatan yang berlaku. Pemeriksaan rutin, pembinaan kepada para penjamah makanan, serta pengawasan sarana dan prasarana terus dilakukan secara berkala,” jelasnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan saat makanan akan disajikan. Proses pengendalian telah dimulai sejak pemilihan bahan baku, tahap pengolahan, penyimpanan, hingga makanan didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima program.
Setiap SPPG, lanjutnya, wajib memenuhi standar kebersihan, sanitasi, dan prosedur keamanan pangan agar kualitas makanan tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga menyiapkan sistem pemantauan kesehatan untuk mendeteksi secara dini kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa (KLB), seperti keracunan makanan. Mekanisme penanganan cepat juga telah disiapkan agar setiap laporan atau indikasi pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti.
“Keselamatan anak-anak menjadi prioritas utama. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran dalam pengelolaan makanan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Ganjar.
Ia menambahkan, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada pengelola SPPG dan pihak sekolah mengenai pentingnya penerapan standar keamanan pangan, termasuk cara pengolahan makanan yang baik dan higienis.
Dengan pengawasan yang berlapis serta dukungan kerja sama lintas sektor, Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan aman, sehat, dan memberikan manfaat optimal bagi kesehatan serta pertumbuhan anak-anak.
“Melalui pengawasan yang konsisten dan kerja sama semua pihak, kami ingin memastikan program ini benar-benar memberi dampak positif bagi kesehatan dan masa depan generasi muda di Kabupaten Sambas,” tutupnya.













