Penertiban PETI di Entikong: Sinergi Aparat dan Masyarakat Demi Lingkungan Lebih Bersih

  • Bagikan
Polsek Entikong Pimpin Razia PETI

Suaraindo.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Entikong melaksanakan razia terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Sabtu (28/3/2026).

Razia gabungan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, dengan melibatkan unsur Forkopimcam dan Koramil Entikong. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan menyasar beberapa titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI, di antaranya Dusun Nekan, Dusun Punti Engkaras, dan Dusun Punti Tapau.

Fokus utama penertiban dilakukan di Desa Nekan, di mana tim melakukan penyisiran secara menyeluruh guna memastikan kondisi lapangan serta keberadaan peralatan tambang ilegal.

Di Dusun Punti Engkaras, petugas menemukan bekas lubang galian yang sudah tidak aktif. Selain itu, ditemukan satu selang spiral yang diduga ditinggalkan oleh para pekerja setelah menghentikan aktivitasnya.

Sementara itu, di Dusun Punti Tapau, petugas masih menemukan sejumlah peralatan yang digunakan dalam aktivitas PETI. Barang-barang tersebut meliputi 11 buah piring dulang, satu unit mesin robin, satu gulung kecil tali tambang, empat buah flambel, serta satu selang spiral.

Petugas juga menemukan tiga unit mesin dompeng yang kemudian langsung dimusnahkan di lokasi. Tindakan tersebut diambil karena akses jalan yang tidak memungkinkan untuk mengevakuasi alat berat keluar dari area.

Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menertibkan aktivitas ilegal yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat memahami dampak negatif PETI dan beralih ke kegiatan yang lebih aman serta legal,” ujarnya.

Ia menambahkan, di beberapa lokasi seperti Dusun Punti Engkaras dan Dusun Maraga, aktivitas PETI sudah tidak lagi beroperasi. Namun, masih ditemukan sisa-sisa peralatan seperti paralon dan terpal yang menjadi indikasi adanya aktivitas sebelumnya.

Berbeda dengan kondisi di Dusun Punti Tapau, aktivitas PETI diduga masih berlangsung. Hal ini terlihat dari ditemukannya peralatan yang masih digunakan serta kondisi air Sungai Tapau yang terhubung ke Sungai Sekayam tampak keruh, diduga akibat aktivitas penambangan.

Kegiatan penertiban ini diharapkan dapat menjawab keresahan masyarakat di wilayah Entikong dan sekitarnya. Aparat juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan serta penindakan secara tegas namun humanis demi terciptanya lingkungan yang bersih dan aman

  • Bagikan