Polres Bengkayang Temukan Perempuan Hilang, Terungkap Dugaan Pemerasan hingga Rp100 Juta

  • Bagikan
Takut Ancaman Foto Vulgar disebar, EM ditipu Hingga Rp 100 Juta.SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Personel Samapta bersama petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) berhasil menemukan seorang perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya di Kabupaten Bengkayang. Dalam proses pencarian tersebut, polisi juga mengungkap dugaan kasus penipuan dan pemerasan yang menyebabkan korban mengalami kerugian lebih dari Rp100 juta.

Perempuan tersebut diketahui berinisial EM (40), warga Kabupaten Bengkayang. Ia sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah tanpa izin oleh suaminya, R (48), yang kemudian mendatangi Polres Bengkayang untuk meminta bantuan kepolisian.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, ketika EM pergi dari rumah dan tidak diketahui keberadaannya sehingga membuat keluarga merasa khawatir.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pamapta II langsung berkoordinasi dengan piket Reskrim untuk melakukan penyelidikan terkait keberadaan korban. Dari hasil penelusuran awal, diperoleh informasi bahwa EM diduga berada di sekitar Jalan Pahlawan, Bengkayang.

Berbekal informasi tersebut, Pamapta II bersama anggota Regu 2 SPKT melakukan pencarian dengan menelusuri sejumlah tempat penginapan di kawasan tersebut. Petugas mendatangi beberapa lokasi, di antaranya Kost Bela, Kost Manggis, hingga Penginapan Lintas Batas yang berada di kawasan Pasar Bengkayang, Jalan Jerendeng.

Setelah melakukan pencarian intensif hingga malam hari, sekitar pukul 22.30 WIB, petugas akhirnya menemukan EM sedang menginap di Penginapan Lintas Batas. Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui dalam kondisi stres atau depresi.

Dari hasil pemeriksaan sementara bersama pihak keluarga, termasuk pengecekan telepon genggam dan buku tabungan korban, diketahui bahwa EM telah beberapa kali mentransfer uang ke rekening Bank BRI atas nama AW dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp100 juta.

Korban mengaku mengirimkan uang tersebut karena merasa takut setelah diancam oleh pelaku. Pelaku diduga melakukan pemerasan dengan ancaman akan menyebarkan foto pribadi korban yang bersifat vulgar apabila permintaannya tidak dipenuhi.

Saat ini korban telah dibawa pulang oleh pihak keluarga. Keluarga juga berencana membuat laporan resmi terkait dugaan penipuan dan pemerasan tersebut ke Polres Bengkayang.

Kapolres Bengkayang Syahirul Awab melalui Pamapta II Priyo menyampaikan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan dari pihak keluarga, personel langsung melakukan penyelidikan dan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaan korban hingga akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal, terutama melalui media sosial atau aplikasi pesan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana,” pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan