suaraindo.id – Persiapan demi persiapan Natal Nasional 2025 terus dilakukan, mencakup kesiapan acara, pengisi musik, hingga seluruh aspek teknis pelaksanaan. Perayaan Natal Nasional dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026.
Pada perayaan tahun ini, musisi Posan Tobing dipercaya untuk memimpin orkestra Natal Nasional. Ia ditunjuk secara langsung oleh Maruarar Sirait, selaku Ketua Panitia Natal Nasional 2025, untuk menangani bidang musik, khususnya orkestra, dengan nama Posan Tobing Harmony.
Usai rapat persiapan Natal Nasional di Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Jakarta, Jumat (19/12), Posan Tobing menjelaskan bahwa konsep musik yang diusung tetap berakar pada aransemen asli lagu-lagu rohani Kristen yang sudah familiar di tengah jemaat.
“Konsep musiknya tidak jauh dari aransemen asli lagu-lagu rohani Kristen yang sudah dikenal, supaya semua bisa menyanyi dengan baik dan benar. Namun aransemen orkestranya saya buat berbeda agar terdengar lebih unik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh penyanyi yang dilibatkan berasal dari berbagai daerah dan telah melalui proses kurasi yang ketat oleh panitia. Posan Tobing menyebutkan dirinya telah menerima materi lagu dan voice note dari para penyanyi tersebut.
“Mereka benar-benar bisa menyanyi, mengerti nada, tempo, dan teknis lainnya. Setelah saya cek, tugas saya tinggal mengaransemen,” jelasnya.
Meski jumlah lagu yang harus digarap cukup banyak, Posan Tobing memastikan proses berjalan dengan baik. Dari total 35 lagu yang diaransemen, 16 lagu telah diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.
“Tantangan utamanya hanya berpacu dengan waktu,” katanya.
Untuk proses latihan, para penyanyi dari daerah dijadwalkan bergabung dan berlatih bersama Posan Tobing Harmony pada 2 Januari di Jakarta. Total penyanyi yang terlibat lebih dari lima orang, sementara jumlah personel orkestra mencapai 50 orang.
Dalam aransemen musiknya, Posan Tobing juga menghadirkan sentuhan budaya Batak dengan memasukkan alat musik tradisional seperti tagading dan sulim, sebagai bagian dari kekayaan budaya Nusantara.
Ia berharap, kehadiran orkestra dalam Natal Nasional tahun ini dapat menghadirkan suasana yang berbeda, namun tetap mengedepankan kesederhanaan.
“Harapan saya, Natal Nasional ini suasananya berbeda dari yang lain, tetap sederhana, sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Ketua Panitia Nasional. Seluruh personel Orkestra Posan Tobing Harmony akan mengenakan busana hitam-hitam sebagai bentuk penghormatan, karena Indonesia sedang berduka,” pungkasnya.













