Suaraindo.id – Seorang pria berinisial AS (46), warga Kelurahan Tanjung Sekayam, ditangkap jajaran Polsek Kapuas karena diduga terlibat dalam kepemilikan sekaligus peredaran narkotika jenis sabu, Minggu (1/2/2026).
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan Kelurahan Tanjung Sekayam. Informasi itu kemudian segera ditindaklanjuti aparat kepolisian guna mencegah meluasnya dampak penyalahgunaan narkotika.
Setelah dilakukan penyelidikan dan dipastikan mengarah pada target yang tepat, petugas bergerak menuju sebuah rumah kost yang berada di wilayah tersebut.
Sekitar pukul 21.30 WIB, polisi berhasil mengamankan AS di dalam kamar kost miliknya tanpa perlawanan. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu kotak rokok merek Djisamsoe warna hitam yang di dalamnya berisi dua plastik bening berklip berisi serbuk kristal bening diduga sabu. Selain itu, turut diamankan dua bong kaca lengkap dengan alat hisap.
Petugas juga menyita satu unit handphone merek Vivo Y12s 2021 warna biru dengan casing cokelat, satu sendok sabu dari pipet plastik warna hitam, serta satu lembar kertas catatan berwarna krem yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelaku.
Barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan memiliki berat bruto sekitar 0,4 gram dan telah disita untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Kapolsek Kapuas, Iptu Marianus, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam merespons laporan masyarakat sekaligus komitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya.
“Setiap informasi dari masyarakat kami tindak lanjuti secara profesional. Narkoba adalah ancaman nyata bagi generasi dan keamanan lingkungan. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran maupun penyalahgunaan narkotika,” tegasnya, Rabu (4/2/2026) pagi.
Ia juga mengapresiasi keberanian masyarakat yang aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Menurutnya, sinergi antara warga dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.













