Kabut Asap Karhutla di Mempawah Telan Korban Jiwa, Seorang Warga Desa Galang Meninggal

  • Bagikan
Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi bersama anggota saat melaksanakan takziah di rumah almarhumah Hj Pusani di Desa Galang, SUARAINDO.ID/SK

Suaraindo.id – Asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, mulai menelan korban jiwa. Seorang warga lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sesak napas diduga dampak paparan kabut asap.

Korban diketahui bernama Hj. Pusani (67), warga Jalan Raya Galang RT 004 RW 002, Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhumah sempat dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dengan keluhan sesak napas.

Sesampainya di puskesmas, korban langsung mendapatkan penanganan medis. Namun kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik sehingga tim medis memutuskan untuk merujuknya ke RSUD dr. Soedarso Pontianak guna mendapatkan perawatan intensif.

Meski telah mendapat penanganan lanjutan, nyawa Hj. Pusani tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.00 WIB. Jenazah kemudian dibawa kembali ke rumah duka untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Menurut keterangan tim medis Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, almarhumah memiliki riwayat penyakit bawaan (komorbid) berupa asma dan batuk yang diperparah oleh kabut asap karhutla yang melanda Desa Galang sejak Minggu (8/2/2026).

Sebagai bentuk empati, Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Sungai Pinyuh AKP Setyadi melaksanakan takziah ke rumah duka di Desa Galang pada malam harinya sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Setyadi turut didampingi Panit Intelkam Polsek Sungai Pinyuh Ipda Ika Yulianto, Bhabinkamtibmas Desa Galang Aipda Danuri, serta personel Polsek Sungai Pinyuh Aipda Hasbi Yuwono dan Bripka Yohanes HU.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya kabut asap karhutla bagi kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit pernapasan. Pemerintah dan aparat setempat pun terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta meminimalkan aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih terjadi.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan