SUARAINDO.ID ——- Bupati Lombok Timur Drs H Haerul Warisin disambut antusias warga Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga, saat meninjau lokasi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 pasca penutupan kegiatan tersebut.
Kehadiran Bupati di tengah masyarakat langsung diserbu warga, yang ingin bersalaman dan menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur desa.
Kecintaan masyarakat Desa Paok Lombok terhadap orang nomor satu di Lombok Timur itu, tampak dari antusiasme warga yang berbondong-bondong menyambut kedatangannya.
Bupati melayani warga dengan bersalaman secara langsung, dan berdialog santai terkait kondisi pembangunan di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya untuk pengerjaan program TMMD, khususnya pada pembangunan talud irigasi, serta pengerasan jalan pertanian guna mendukung aktivitas petani.
“Ini kan sudah selesai, tapi masih ada pinggiran sebelah kanan dan kiri yang belum selesai taludnya. Nah, ini kita akan anggarkan lagi,” ujar Bupati.
Bupati menyampaikan, pemerintah daerah akan melanjutkan peningkatan kualitas jalan melalui anggaran perubahan tahun 2026 dengan pengerasan jalan terlebih dahulu, sebelum nantinya dilakukan pengaspalan lapen pada anggaran murni berikutnya.
“Di anggaran perubahan nanti kita lakukan pengerasan dulu. Setelah itu di anggaran murni akan kita aspal lapen, karena ini daerah pertanian,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Paok Lombok, Abdul Maki, mengaku bersyukur atas pelaksanaan TMMD di desanya.
Menurutnya, program tersebut memberikan dampak besar terhadap kelancaran aktivitas pertanian masyarakat.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat bersyukur ada program TMMD di desa kami. Dulu jalannya rusak sekali, sekarang usaha tani jadi lebih lancar dan ongkos angkut hasil pertanian lebih mudah,” ungkap Abdul Maki.
Ia berharap pemerintah daerah terus melanjutkan pembangunan, terutama pada sektor irigasi yang dinilai sangat dibutuhkan petani di wilayah tersebut.
“Harapan kami kepada Pak Bupati, irigasi yang belum agar ditingkatkan lagi. Warga sangat membutuhkan irigasi untuk pertanian di sawah,” katanya.
Abdul Maki menyebutkan, jalan dan saluran irigasi yang dibangun tersebut melayani kawasan pertanian dengan luas mencapai sekitar 50 hingga 100 hektare, dengan panjang jalan lebih dari satu kilometer.
Bupati Lotim Diserbu Warga Desa Paok Lombok Saat Tinjau Lokasi TMMD













