Suaraindo.id—Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat, mendorong TP PKK Kabupaten Lombok Timur, membangun Usaha Kecil Menengah (UKM) dari olahan pangan lokal.
TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat menilai Lombok Timur sangat potensial dari segi keragaman pangan dan ketersediaan Sumber Daya Alam. Hal ini, bisa dilihat dari berbagai sajian yang ditunujukkan saat TP PKK Provinsi NTB melakukan monitoring di setiap Kabupaten/kota.
Ketua TP PKK NTB, Niken Saptarini Zulkieflimansyah mengatakan, setiap kali turun langsung ke Lombok Timur bahan pangan lokal selalu dikedepankan. Bahkan setiap desa memiliki ciri khas tersendiri yang merupakan hasil olahan pangan lokal yang ada.
Bahkan olahan tersebut merupakan hasil kreatifitas TP PKK Kabupaten Lombok Timur. Hal ini memerlukan dukungan penuh, untuk mempromosikan hasil olahan tersebut. Terlebih Nusa Tenggara Barat saat ini sedang menggalakkan diversifikasi pangan karena NTB, khususnya Lombok Timur banyak memiliki hasil bumi.
Sehingga kedepannya, masyarakat Nusa Tenggara Barat tidak lagi mengandalkan beras sebagai konsumsi pokok ditengah masyarakat, namun semua jenis Sumber Daya Alam yang ada, seperti ubi ubian, wortel hingga palawija. Namun, hasil bumi ini memerlukan olahan secara beragam agar berdampak positif bagi masyarakat.
Melalui Usaha Kecil Menengah yang ada, TP PKK Lombok Timur bisa mengembangkan hal itu sebagai wadah pengembangan perekonomian dalam Keluarga. Karena, dalam suatu kelompok PKK selalu ada produk produk yang dihasilkan oleh anggota PKK. Hal ini menjadi Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di tingkat rumah tangga menjadi pilihan dan sebagai langkah awal untuk bangkit selama masa Pandemi Covid-19.
Menurut Niket, tantangan kedepannya adalah mengarahkan dan membina Usah Kecil Menengah yang sudah ada tersebut, agar busa lebih maju lagi.
“Meski menjadi tugas yang tidak mudah bagi TP PKK, namun memilki potensi untuk berkembang,” ujar Niken saat menghadiri Toad show TP PKK Provinsi NTB ke TP PKK Lombok Timur, Rabu (16/6/2021).
Lebih lanjut Niken mengatakan, TP PKK Provinsi akan mencoba membangun agar anggota PKK bisa berdaya saing dan mampu menyediakan alternatif pangan yang beraneka ragam dan bergizi bagi keluarga.
Menurut Niken, semakin banyak diversifikasi pangan yang dikonsumsi oleh masyarakat atau keluarga, maka akan semakin sehat. Karena tubuh sangat membutuhkan bermacam macam zat gizi, yang harus dipenuhi dari berbagai jenis makanan.
“Kalau satu atau dua jenis makaman dan terus menerus tidak ada variasi, maka itu akan berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh,” pungkas Niken.