Suaraindo.id -Satu Anak Buah Kapal (ABK) KM. Rajawali yang tenggelam di sekitar laut Pulau Maya Kabupaten Kayong Utara belum membuahkan hasil, Hari ke 7 tim SAR gabungan menutup pencarian.
Hal itu disampaikan Yopi Haryadi kepala kantor pencarian dan pertolongan Pontianak pada Jumat (3/7/2020).
“Sekarang memasuki hari ke 7 pencarian, mengingat belum ditemukannya keberadaan korban dan merupakan hari terakhir dalam pelaksanaan operasi SAR, maka operasi SAR ini akan kami hentikan. Semua elemen yang terlibat dapat kembali bertugas sesuai fungsi masing-masing,” ujar Yopi.
Pencarian terhadap ABK KM. Rajawali yang terjatuh di sekitar laut Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara Pencarian dilakukan sejak, Sabtu (27/06/2020) lalu saat itu ibu dewi (anak nahkoda KM. Rajawali ) melaporkan peristiwa nahas tersebut kepada kantor pencarian dan pertolongan pontianak Tim SAR gabungan (Pos SAR Ketapang, pos AL karimata, Pol Airud Ketapang, TNI AL Ketapang, SROP Ketapang, BPBD Kayong Utara, HNSI Ketapang, HNSI Kayong Utara, HNSI Kuburaya dan keluarga korban) telah berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian namun tanda keberadaan korban belum berhasil ditemukan.
“Pencarian dapat dilanjutkan kembali apabila ditemukannya tanda keberadaan korban,”tutupnya Yopi.













