Sekilas Info

Aspirasi

Terdampak Pandemi, Pedagang Pasar Masbagik, Lombok Timur Minta Sewa Ruko Diturunkan

Suaraindo.id---- Selama Pandemi covid-19, puluhan pedagang pasar lama Masbagik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur, meminta agar pemerintah menurunkan sewa Rumah Toko (Ruko) diturunkan.

Besaran Sewa Ruko di pasar tersebut masih memberlakukan biaya sewa lama, yakni Rp11.340 juta pertahun. Dengan kondisi sekarang ini, beaya sewa tersebut dinilai terlalu besar sehingga memerlukan penyesuaian selama masa Pandemi Covid-19.

Perwakilan Pedagang Masbagik, Asep Mariawan meminta agar Pemerintah Daerah menyesuaikan beaya sewa. Selain kondisi pasar sepi, juga mayoritas pedagang terdampak dari berbagai kebijakan Pemerintah selama pamdemi ini. Mulai dari kebijakan larangan buka toko hingga adanya penyekatan dan pengurangan kerumunan orang. Dampak perekonomian pedagang sangat dirasakan. Sebelumnya pedagang bisa meraup penjualan satu juta hingga dua juta perhari, namun saat ini sangat sulit. Pedagang pun tidak membuka secara full, karena kondisi yang masih sepi.

Pedagang mulai buka pukul 15.00 wita sampai malam hari. Dan hanya mampu menghasilkan Rp500 ribu hibgga satu juta perhari. Namun, nilai tersebut tidak menentu, bahkan tidak ada pembeli.

Dari 36 Ruko, sebanyak 11 unit ruko terpakai. Hal ini semakin berkurangnya penyewa ruko yang dulu sebanyak 20 orang.

Penyesuaian biaya sewa ini diharapkan bisa diturunkan hingga 40 persen. Dari Rp11 juta per unit pertahun, menjadi Rp6 juta pertahun per unit. Tuntutan ini sudah sejak awal tahun 2021 dilayangkan secara tertulis, namun hingga saat ini belum ada tanggapan. Sehingga pedagang mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur.

Asep menambahkan, persoalan lain yang dihadapi para pedagang yakni adanya kerusakan Ruko yang tidak diperbaiki oleh Dinas terkait. Termasuk ruko yang ditempati pedagang, sebagian mengalami kerusakan.

"Penurunan hingga 40 persen dari besaran beaya sewa ruko, paling rasional dimasa pandemi ini. Jika kondisi perekonomian masyarakat dan pedagang normal, Pemerintah bisa mengembalikan beaya sewa secara normal,"pungkasnya

Penulis: Nanang
Editor: Redaksi

Baca Juga