Bupati Ingatkan Warga Terapkan Prokes Pada Pelaksanaan Hewan Kurban

  • Bagikan

Suaraindo.id— Pelaksanaan berkurban pasca sholat Idul Adha, menjadi atensi Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur karena akan mengundang kerumunan banyak orang.

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmi, meminta agar panitia menerapkan Protokol Kesehatan. Meski sulit untuk diterapkan, namun setidaknya Panitia memiliki peran saat melaksanakan ritual berkurban tersebut.

Kendala lain yang dialami, karena masyarakat menilai kondisi pandemi covid-19 ini sudah biasa saja. Padahal, masih bisa mengancam masyarakat. Terlebih adanya varian baru di NTB.

Untuk itu, setiap kegiatan yang mengundang banyak orang agar mengedepankan Protokol Kesehatan. Hal ini dilakukan, agar tidak terjadi lonjakan pasien Covid-19 pska Idul Adha.

Menurut Bupati, berkurban ditengah Pandemi Covid-19, sebagai upaya introveksi diri untuk memahami arti berkurban. Dimana, pada masa Pandemi ini banyak yang harus di kurbankan oleh masyarakat.

Tidak hanya menjalankan Ibadah Kurban berupa hewan ternak, namun juga mengajarkan masyarakat mengurbankan sosial kemasyarakatan. “Masyarakat sulit diatur, banyak tidak memakai masker pada saat pelaksaan hewan kurban,” ujar Bupati.

Bupati menambahkan, Lombok Timur saat ini zona kuning yakni level dua sehingga kegiatan kurban  dapat dilaksanakan dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan. Selain itu setiap kegiatan agar berkopaborasi dengan pihak kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Pemerintah Desa.

Pembagian daging Kurban, agar pihak panitia langsung me yanyalurkan secara individu atau dor  to dor untuk mencegah kerumunan masyarakat. Peran panitia penyaluran daging kurban, diharapkan bisa le oh oftimal. Agar tidak mengandalkan masyarakat sebagai penerima datang ke lokasi.

Penulis: NanangEditor: Redaksi
  • Bagikan