Ketersediaan Pangan Untuk Jangka Panjang

  • Bagikan
suasana petani di Lombok Timur saat panen padi

Suaraindo.id—— Sejak diluncurkannya program lumbung ketahanan pangan sepuluh tahun lalu, sebanyak 52 unit lumbung pangan didirikan tersebar dipuluhan Desa se Kabupaten Lombok Timur.

Adanya lumbung pangan tersebut diyakini mampu menopang ketahanan pangan masyarakat jangka panjang di pedesaan. Terlebih pada saat panen seperti sekarang ini, masyarakat diajak menjadi masyarakat tempo dulu yang gemar menyimpan sebagian hasil panen padi untuk dipergunakan saat mengalami kesulitan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur Haryadi Suranggana mengatakan, tujuan dari pendirian lumbung pangan di pedesaan yakni untuk menjamin ketersediaan stok gabah dan hasil panen lainnya. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, desa yang memiliki lumbung pangan terbukti bisa menjamin ketersediaan beras secara berkrlanjutan.

Sayangnya, dari 52 lumbung pangan yang didirikan oleh pemerintah di pedesaan, sebanyak 27 unit aktif, sementara 25 unit lumbung pangan lainnya tidak mampu dikelola maksimal oleh desa. Selain lumbung pangan alih fungsi, juga sebagian pengurus lumbung desa tidak aktif.

Kedepannya, Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur akan melakukan evaluasi terhadap lumbung pangan yang ada, agar mrmiliki kinerja maksimal sesuai program dan misi awal untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Bahkan kedepannya, Badan Usaha Milik Desa juga bisa menjadikan lumbung pangan bagian dari usaha yang digeluti. Karena desa memiliki banyak lahan yang bisa difungsikan untuk kesejahteraan masyarakat. Hasil panen saat ini mencapai enam sampai tujuh ton per hektare/ ini menunjukkan keteerseidaan beras Lombok Timur tercukupi jika dikelola dengan baik.

Haryadi menjelaskan, pengelolaan lumbung pangan dilakukan secara produktif dan profesional. Bahkan penempatan sumber daya manusia juga disesuikan dengan kemampuannya.

Lumbung pangan ini salah satu upaya pemerintah untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat skala mikro pedesaan. Beberapa desa yang masih mengaktifkan lumbung pangan tersebar di Kecamatan Sembalun/ Aikmel/ Wanasaba dan Labuhan Haji.

“Lumbung pangan ini juga dikelola sesuai potensi pangan yang dimiliki masing-masing desa,” kata Suranggana pada wartawan, kamis 21 April 2022.

Penulis: nanangEditor: redaksi
  • Bagikan