Sigit, ASN Dinas PU Sanggau Bebas Jalani Hukuman Mengajukan PK

  • Bagikan
Sigit Purnomo,menunjukan petikan Putusan PK Mahkamah Agung

Suaraindo.id—Sigit Purnomo seorang ASN pada Dinas Pekerjaan Umum kabupaten Sanggau telah bebas menjalani hukuman yang dijatuhkan kepadanya divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Pontianak pada awal 2018.
Pengadilan Tindak Pidana Koropsi Pontianak,telah menetapkan perkara No :44/Pid.Sus/Tp.Koropsi/2015/PN.Ptk tanggal 28/04/2016.atas nama Sigit Purnomo.S.ST,memutuskan menjatuhkan hukuman1tahun pidana kurungan denda sebesar Rp 50 juta,dengan ketentuan apa bila denda tidak dibayar,diganti dengan pidana selama 1 bulan kurungan.

Sigit berupaya melakukan banding di Pengadilan Tinggi Pontianak namun putusannya pada 19 Juli 2016 menguatkan putusan PN Pontianak bandingnya ditolak. Iapun melan jutkan kasasi ke Mahkamah Agung, lagi lagi putusan tersebut dikuat kan hingga inkrah pada 26 Januari 2017 iapun di eksekusi masuk penjara.

Ia didakwa telah melakukan korupsi pada proyek irigasi Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau 8 Desember 2010, dengan pagu dana Rp14,5 Miliar sebelum addendum.

Menurutnya Sugit Purnomo, pelaksana kegiatan tersebut adalah PT Citra Bangun Adigraha KSO PT Bima Putra Bangsa. Dua orang kontraktor, Hari Liewar nata alias Apin dan Bambang Widianto telah lebih dulu divonis bebas (vrijspraak) di PN Pontianak.

“Panitia Lelang, divonis empat tahun dan konsultannya Nurcahyo Wiyono tiga tahun. Saya selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) diganjar setahun penjara,kontraktor bebas, dimana letak keadilan,” katanya.

Ia juga mendapat surat pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH dari BKPSDM Sanggau seiring keluarnya SKB 3 menteri. “Inilah yang menambah penderitaan,” katanya.

Ia bertekad jika bebas nanti akan mengajukan PK (PeninjauanKembali) mencari keadilan.

Permohonan PK yang diajukannya No3/akta.Pid-TPK.PK/2021/PN.PTK Putusan PK onslag atas nama Sigit Nomor 259 PK/Pid.Sus/2022 diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada Rabu 30 Maret 2022. Majelis Hakim diketuai Sri Murwahyuni SH MH, dengan anggotanya Dr Gazalba Saleh SH MH dan Dr Yunianto SH MH dengan Panitera Pengganti Maruli Tumpal Sirait SH MH.

Majelis Hakim Mahkamah Agung mengabulkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) dan menyatakan Sigit tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai mana dakwaan Primer.

Menyatakan terpidana yang dimaksud terbukti melakukan perbuatan yang di
dakwakan dalam dakwaan subsidair tetapi,perbutan tersebut tidak meru pakan suatu pidana. Melepaskan terpidana oleh karena itu dari segala tuntutan hukum.

Memulihkan hak-hak terpidana dalam kemampuan,kedudukan,harkat serta martabatnya.

“Saya mengucapkan syukur karena sejak awal yakin dan tidak melakukan apa yang telah dituduhkan,”ucapnya.
Ia merasakan sangat tertekan batin karena telah menjalani hukuman dipenjara,sehingga melakukan Peninjauan kembali,dan kepedihan itu akan terobati.

  • Bagikan