Naura Ungkap Banyak Sekali Pelajaran Berharga Selama di Dalam Lapas Perempuan Palembang

  • Bagikan
Al Naura Karima Pramesti didampingi Tim Kuasa Hukum

SuaraIndo.Id – Al Naura Karima Pramesti (30), selebgram asal Kota Palembang yang memiliki akun Instagram @alnauraakp, yang telah dinyatakan bebas dari segala tuntutan setelah bandingnya dikabulkan Pengadilan Tinggi Palembang, pada Selasa (07/06/22) .

Dirinya merasa bersyukur telah dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta pasca dinyatakan bebas. Hal ini diungkapnnya langsung saat dijumpai di Cafe Gap Jakabaring Palembang, pada Sabtu (11/06/22).

“Banyak hikmah yang didapat dari kejadian kemarin kedepannya saya akan berbuat lebih baik lagi, lebih berhati – hati lagi,”kata wanita yang akrab disapa dengan sebutan Kak Nau ini.

Nau mengungkapkan selama dirinya di dalam Lapas Perempuan Kelas II A Palembang selama 4 Bulan 20 Hari banyak sekali pelajaran yang berharga diperolehnya.

“Saya akui ada beberapa pelajaran berharga selama di dalam sana yang tidak saya ketahui. Dari itulah membuat saya belajar, tentang kehati-hatian dan kewaspadaan, baik itu dalam mencari teman, tempat usaha, rekanan bisnis, maupun hasil bisnis,” ungkapnya

Lanjut Nau, dengan lapang dada saya jalani perjalan hidup saya dengan sabar atas cobaan yang diberikan Allah SWT kepada saya. Tak lupa saya ucapkan banyak terimakasih kepada orang tua, suami Anak, dan keluarga besar saya, Penasehat Hukum (PH) serta teman-teman yang telah mensupport dan mendo’akan saya.

“Semoga Allah merestui jalan saya untuk lebih baik lagi ke depan,” tuturnya

Di kesempatan yang sama tim kuasa hukum Naura, Hendra Jaya SH, Arthulius SH, bersama rekan – rekan menjelaskan dari putusan pengadilan tinggi  telah memutus Al Naura secara (Onslagh) perbuatan tersebut bukan merupakan suatu tindak pidana di dalam putusan pengadilan tinggi No 92 di mana pertimbangannya majelis hakim mengatakan bahwa seharusnya pelapor itu menyadari sejak dia menyadari one prestasi bisa untung bisa rugi.

“Artinya, dengan tidak di dipenuhinya bunga 9% itu berati bukan berarti tindak pidana karena Al Naura masih punya itikad baik untuk mencicil,”tuturnya

Ditambahkan Arthulius,  jika pelapor keberatan silahkan ajukan gugatan secara perdata artinya putusan ini (Onslagh) bukan perbuatan pidana.

“Untuk tindak lanjut kedepan kita menerima putusan ini namun apabila jaksa melakukan kasasi kita jelas akan melakukan kontra memori kasasi,” tegasnya.

Hendra Jaya menyampaikan dalam kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada hakim pengadilan tinggi yang telah memberikan rasa keadilan kepada klien Kami

“Dengan memutus bebas dan juga dari segala tuntutan dari pada klien kami yang di putus bebas secara (Onslagh) oleh Pengadilan Tinggi dengan segala pertimbangan, dan investasi ini tidak bodong namun nyata itu sudah kita buktikan di Pengadilan Tingkat Tinggi dan Pengadilan Negeri dengan bukti bukti yang terlampir,” pungkasnya

  • Bagikan