Anggota DPRD Sekadau Sebut Pembangunan Tugu Jam Pasar Sekadau Tak Sesuai Kesepakatan

  • Bagikan
Kondisi Pembangunan Tugu Jam yang belum rampung.

Suaraindo.id – Anggota DPRD Kabupaten Sekadau, Paulus Subarno menyayangkan pembangunan tugu jam pasar Sekadau yang hingga kini tak kunjung selesai.

“Belum selesai kah tugu nya? Kalau belum selesai kenapa tidak dilanjutkan pembangunan nya? Dan juga saya dengar kontraknya sudah habis,” tanya Subarno, Senin (19/9/2022).

Bukan hanya itu, dirinya juga menyayangkan bahwa pembangunan tugu jam tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan hasil rapat di kantor DPRD Kabupaten Sekadau.

“Dari awal saya tidak setuju tugu itu di roboh kan, dan hanya setuju untuk di rehab. Jika sekarang belum selesai, kita kembali ke aturan. Siapa yang mengambil kebijakan di luar hasil kesepakatan di DPRD?,” tanya politisi Hanura tersebut.

Dirinya meminta agar pihak pelaksana untuk bertanggungjawab terhadap apa yang telah mengambil keputusan terhadap pembangunan tugu tersebut.

“Saya minta kepada pelaksana untuk bertanggung jawab atas kegagalan ini. Dan tolong pekerjaan tersebut bisa sesuai dengan kesepakatan ada,” pintanya.

Sebelumnya pekerjaan tersebut telah dilaksanakan dengan nomor kontrak 640/206/DPU-PR/CK-2/SPK/6/2022 tertanggal 7 Juni 2022 dengan masa kerja 90 hari kalender dan pagu dana sebesar Rp. 178.954.000 yang dilaksanakan oleh CV OM (Orang Mualang), dan telah lewat dari masa kontrak.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Sekadau Oktavianus Tomi mengatakan bahwa pekerjaan tersebut tetap dilaksanakan namun meskipun sudah di perpanjang sampai 19 September 2022.

“Sesuai dengan Perpres nomor 12 tahun 2021, kita akan memberikan waktu selama 50 hari kerja untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Akan tetapi pihak pelaksana mulai besok pihak pelaksana sudah diberlakukan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

  • Bagikan