Langkah Awal Strategis Layanan Permohonan Pendaftaran Kekayaan Intelektual Tahun 2023

  • Bagikan
Permohonan Pendaftaran Kekayaan Intelektual.[HO-Kemenkumham Kalbar]

Suaraindo.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat memberikan Pelayanan Kekayaan Intelektual kepada para pelaku usaha atas permohonan pendaftaran merek di Ruang Pelayanan Publik berdasarkan dengan ketentuan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa tahun 2023, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly telah menetapkan sebagai tahun merek, tidak lepas karena perlindungan hukum terhadap merek dalam perdagangan barang dan jasa mutlak harus dilakukan. Utamanya dalam mencegah dan menghindari pelanggaran serta memperoleh kepastian hukum atas kepemilikan merek.

Kepala Sub Bidang Pelayanan KI Andy Hermawan Prasetio  mengatakan untuk mendukung penyelenggaraan tahun merek 2023, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) telah meluncurkan Persetujuan Otomatis Perpanjangan Merek atau POP Merek. Ini merupakan inovasi revolusioner Kemenkumham RI dengan melakukan penyelarasan bisnis proses perpanjangan merek.

“Melalui inovasi ini, proses perpanjangan merek dapat dilakukan dengan waktu kurang dari 10 menit. Disisi lain, setiap daerah diharapkan mampu memiliki kemandirian, kreatif dan berinisiatif mengidentifikasi serta memanfaatkan sumber daya lokal sehingga merek Indonesia akan bisa menyaingi merek-merek besar luar negeri,”katanya.

  • Bagikan