Suaraindo.id – Relawan Prabowo-Gibran, Kelompok Strategi Masyarakat, menduga kemenangan telak berada di posisi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta nomor urut satu, Heroe Poerwadi dan Sri Widya Supena. Hal itu didasarkan, banyaknya program Paslon Heroe Supena yang diterima dengan baik oleh masyarakat saat kegiatan sosialisasi di beberapa tempat.
“Indikatornya, banyak program Paslon Heroe Supena yang objektif dan masuk akal. Selain itu, sosok Heroe yang nilai jualnya tinggi, untuk dipamerkan ke masyarakat. Memang Heroe dikenal dengan mantan wakil walikota Yogyakarta terdahulu, tetapi nama Heroe sudah melekat di pikiran masyarakat, senantiasa diingat, sehingga kita berkeyakinan Pilkada dimenangkan Paslon ini,” ujar Koordinator, Rifkhi, Jumat (11/10/2024).
Kebanyakan masyarakat kata Rifkhi, menentukan pilihannya melihat kepiawaian Tim Sukses Paslon itu saat mensosialisasikan visi misi dan program Paslon secara detail dan transparan.
“Kalau Timsesnya solid dan punya rasa bermasyarakat, warga tentu akan terpengaruh. Sikap saling interaksi antara tim pemenangan dengan masyarakat sangat dibutuhkan, apalagi dalam mendengarkan keluhan masyarakat. Hal ini terlihat di Paslon 01, karena sigap dalam mengakomodir permintaan masyarakat,” sambungnya.
Terdapat beberapa tokoh masyarakat dan politisi senior, yang tergabung di tim Paslon 01. Hal ini menjadi magnet kuat, dalam menarik simpatik masyarakat untuk dijajaki sebagai pemilih pada Pilkada mendatang.
“Kita melihat banyak politisi senior, aktivis, relawan tergabung didalamnya. Menguatkan fondasi politik dan rasa keyakinan, untuk penyebaran informasi dan perencanaan Paslon kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rifkhi menambahkan, untuk saat ini poling yang dilakukan secara manual kepada masyarakat, sosialisasi terbanyak yang dilakukan tim Paslon 01.
Paslon Heroe Supena menugaskan semua lapisan elemen masyarakat dan kepartaian, yang bergabung sebagai tim pemenangan, untuk bekerja keras raih suara tertinggi pada Pilkada mendatang.
“Kelebihan lainnya, semua mesin Partai yang berkoalisi didalam Paslon ini bergerak, hingga ke akar rumput. Disamping para relawan lainnya ikut ambil bagian sebagai juru kampanye, sehingga terlihat massif dan terstruktur,” paparnya.
Kelompok Strategi Masyarakat juga mengimbau masyarakat, untuk berani menolak hak politiknya dibeli dengan sejumlah uang dan iming-iming lainnya.
“Kerawanan tentu ada, apalagi menjelang Pilkada, banyak oknum akan bermain uang atau imbalan lainnya, yang gunanya membeli suara rakyat itu sendiri. Masyarakat diminta untuk tidak melayaninya, karena jelas sebagai pelanggaran hukum dan pidana,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













