Dialog Interaktif Lintas Stakeholder: Pemkab Sintang Bahas Gagasan Masa Depan Perkotaan

  • Bagikan
Pengumuman Pemenang Sayembara Gagasan Monumen Garuda Sintang Tahun 2024. SUARAKALBAR.CO.ID/Kominfo Sintang

Suaraindo.id – Bertempat di Aula Bank Kalbar, Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, membuka pelaksanaan Dialog Interaktif Lintas Stakeholder yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Sintang. Dialog ini mengusung tema “Gagasan Perencanaan Masa Depan Perkotaan Sintang” dan bertujuan untuk menjawab tantangan urbanisasi yang semakin kompleks.

Dalam pemaparannya, Helmi menyoroti data dari Jurnal Top Documentary Films (2023) yang mencatat bahwa hampir 50% populasi dunia saat ini tinggal di kawasan perkotaan. Angka ini diprediksi meningkat hingga 70% pada tahun 2050.

“Urbanisasi yang pesat ini memberikan tekanan besar pada sistem perkotaan dan infrastruktur. Salah satu solusinya adalah memastikan pemanfaatan lahan yang lebih efisien dan menyediakan ruang terbuka publik yang berkualitas, karena hal ini menjadi indikator penting kualitas hidup masyarakat perkotaan,” ujar Helmi.

Kawasan Eks Bandara Susilo Jadi Fokus Pengembangan

Helmi menjelaskan bahwa salah satu aset strategis Kabupaten Sintang, yakni lahan Eks Bandara Susilo, akan dikembangkan menjadi ruang terbuka publik yang representatif. Lahan yang terletak di pusat kota ini akan ditata untuk mendukung interaksi sosial masyarakat dengan memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, dan kemudahan.

Ruang terbuka publik ini juga direncanakan menjadi pusat aktivitas warga sekaligus kawasan ikonik dengan pembangunan Monumen Garuda, yang memiliki nilai historis mendalam. Monumen ini terinspirasi dari peran tanah Senentang dalam sejarah pembentukan lambang negara Republik Indonesia.

“Penataan kawasan ini bukan hanya tentang membangun fasilitas, tetapi juga membangkitkan memori kolektif kita akan sejarah penting tanah ini bagi bangsa. Monumen Garuda akan menjadi simbol kebanggaan sekaligus identitas kota,” tambah Helmi.

Sayembara Desain Monumen Garuda

Pembangunan monumen ini akan menjadi proyek prioritas bagi kepala daerah terpilih mendatang. Desainnya diambil dari hasil Sayembara Desain Monumen Garuda Kabupaten Sintang 2024, yang kini tengah berlangsung.

“Pelaksanaan sayembara ini tidak hanya bertujuan menemukan desain terbaik, tetapi juga melibatkan berbagai pihak dalam membangun identitas ruang kota yang kuat dan bermakna,” pungkas Helmi.

Komitmen Menuju Kota Sintang yang Lebih Inklusif

Dialog interaktif ini menjadi momentum bagi Pemkab Sintang untuk mendiskusikan visi pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan pemanfaatan lahan Eks Bandara Susilo sebagai ruang terbuka publik, Sintang diharapkan mampu menjawab tantangan urbanisasi sekaligus menciptakan kota yang nyaman, ramah lingkungan, dan penuh makna sejarah.

Langkah ini menjadi awal yang signifikan dalam upaya menjadikan Sintang sebagai kota modern yang tetap menghargai akar budaya dan warisannya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

  • Bagikan