Suaraindo.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kota Singkawang akan kembali menggelar Pekan Kebudayaan Melayu (PKM) pada bulan Muharram 1447 Hijriyah, yang bertepatan dengan tahun 2025 Masehi. Kegiatan tahunan ini bertujuan melestarikan dan memajukan budaya Melayu di Singkawang.
“Setiap bulan Muharram, PKM akan menjadi agenda tetap kami. Ini adalah salah satu bentuk komitmen DPD MABM Kota Singkawang untuk terus menjaga dan mengembangkan budaya Melayu,” ujar Ketua Umum DPD MABM Kota Singkawang, Asmadi, dalam pernyataannya.
Asmadi menjelaskan, PKM 2025 akan menampilkan beragam perlombaan dan kegiatan seni budaya, termasuk permainan tradisional khas Melayu serta seni budaya yang melibatkan berbagai sanggar dan paguyuban. “Kami ingin memastikan PKM tidak hanya memperkaya tradisi, tetapi juga memberikan kontribusi sebagai event wisata yang memperkuat daya tarik Kota Singkawang,” ungkapnya.
Pekan Kebudayaan Melayu ini diharapkan menjadi event tahunan yang melengkapi festival-festival besar lainnya, seperti Cap Go Meh dan Naik Dango. Asmadi juga menambahkan bahwa acara tersebut akan menghadirkan delegasi dari Persatuan Kebangsaan Melayu Sarawak serta seluruh DPD MABM se-Kalimantan Barat, menjadikannya perhelatan yang berskala luas dan mempererat hubungan budaya antarwilayah.
“Dalam waktu dekat, kami akan membentuk tim koordinator untuk menyusun panduan perlombaan dan kegiatan yang akan diselenggarakan dalam PKM. Kami ingin memastikan acara ini tersusun dengan baik dan menarik bagi semua pihak yang terlibat,” tambah Asmadi.
Dengan adanya Pekan Kebudayaan Melayu, DPD MABM Kota Singkawang berharap tradisi Melayu semakin dikenal luas dan terus diwariskan kepada generasi mendatang, sekaligus memperkaya kalender wisata budaya di Kota Singkawang.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













