Suaraindo.id – Perum Bulog memastikan ketersediaan beras di Kalimantan Barat dalam kondisi aman menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan 2026. Stok beras pemerintah dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga warga diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Kepala Kantor Wilayah Bulog Kalimantan Barat, Rasiwan, mengatakan hingga awal tahun 2026 cadangan beras yang dikelola Bulog Kalbar mencapai sekitar 12 ribu ton. Stok tersebut sebagian besar merupakan carry over dari tahun sebelumnya.
“Untuk stok beras pemerintah, khususnya di Kalimantan Barat tahun 2026 ini cukup karena mencapai 12.000 ton,” ujar Rasiwan usai melakukan pengecekan gudang Bulog di Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (1/2/2026).
Ia menegaskan, ketersediaan stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Selain stok yang ada, Bulog juga mendapat tambahan pasokan dari daerah lain.
“Sebentar lagi kita akan menghadapi hari besar keagamaan seperti Imlek, Ramadan, dan Idulfitri. Alhamdulillah stok kita tersedia dan diperkuat dengan tambahan pasokan dari Sulawesi dan Jawa Barat,” jelasnya.
Rasiwan juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan beras di pasaran. Menurutnya, distribusi akan terus dilakukan secara terukur sesuai kebutuhan.
Selain memastikan ketersediaan, Bulog Kalbar juga terus melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat.
“Kami memastikan kualitas beras yang disalurkan. Jika ada beras yang tidak sesuai standar, silakan segera dilaporkan dan akan kami ganti,” tegasnya.
Ia menambahkan, Bulog secara rutin menjaga mutu dan kualitas beras yang tersimpan di gudang. Namun, pengawasan juga membutuhkan peran aktif seluruh mitra Bulog.
“Kami berupaya menjaga mutu dan kualitas beras di gudang, dan juga membutuhkan dukungan mitra Bulog untuk ikut memonitor kualitas beras saat pengambilan,” ujarnya.
Rasiwan menuturkan, beras yang disalurkan kepada masyarakat, termasuk jenis SPHP, dipastikan memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.
“Bulog berkomitmen memastikan setiap beras yang keluar sesuai standar dan terus melakukan evaluasi rutin terhadap kualitas produk,” pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS













