SUARAINDO.ID —— Proses persiapan pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Lombok Timur tahun 2026 terus berjalan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lombok Timur H Makinuddin menjelaskan, hingga batas akhir pelunasan pada 23 Januari 2026, tercatat sebanyak 1.439 jamaah atau 104 persen telah menyelesaikan pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).
Dari jumlah tersebut, kuota awal Lombok Timur sebanyak 1.374 jamaah telah terpenuhi.
Dengan demikian, Kabupaten Lombok Timur memiliki cadangan sekitar empat persen untuk mengantisipasi kemungkinan jamaah batal berangkat karena alasan kesehatan atau kendala lainnya.
Saat ini, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabuoaten Lombok Timur tengah menyusun kloter dan manifes keberangkatan.
Berdasarkan informasi sementara, jamaah haji Kabupaten Lombok Timur direncanakan akan diberangkatkan dalam lima kloter.
“Insya Allah Lombok Timur masuk lima kloter, terdiri dari tiga kloter utuh dan dua kloter gabungan,” ungkap Makinuddin, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu 04 Pebruari 2026.
Per 4 Februari 2026 pukul 10.00 WITA, jumlah jamaah haji Lombok Timur yang tercatat siap berangkat mencapai 1.390 orang.
Angka tersebut mengalami penambahan dari jamaah cadangan yang sebelumnya telah melunasi.
Dari lima kloter tersebut, tiga kloter merupakan kloter penuh jamaah Lombok Timur, sementara dua kloter lainnya akan digabung dengan jamaah dari kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Keberadaan jamaah cadangan dinilai sangat membantu menjaga stabilitas kuota.
Jika terdapat jamaah yang mengundurkan diri, atau tidak bisa berangkat karena sakit maupun faktor lainnya, cadangan yang sudah melunasi siap menggantikan.
Dengan kondisi tersebut, pihak Kemenag memastikan bahwa pemberangkatan jamaah haji Lombok Timur tahun 2026 relatif aman dan terkendali, sembari terus mematangkan persiapan teknis keberangkatan.













