Suaraindo.id – Semangat gotong royong kembali terlihat
dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa
Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Meski harus memikul satu zak
semen di pundak, personel Satgas TMMD bersama warga tetap bekerja tanpa kenal
lelah demi mempercepat proses pengecoran jalan desa, Rabu (5/8/2026).
Satu Zak Semen di Pundak, Satgas TMMD dan Warga Kebut Pengecoran Jalan Desa Cukil
Pengangkutan material semen dilakukan secara manual menggunakan bahu dan punggung menuju mesin pengaduk beton (molen). Cara tersebut dipilih untuk memastikan pasokan material tetap lancar mengingat kondisi jalur menuju lokasi pengecoran relatif sempit sehingga tidak seluruhnya dapat dijangkau kendaraan pengangkut.
Dengan penuh semangat, warga dan personel Satgas TMMD membentuk estafet pengangkutan material dari truk menuju titik pengecoran. Pembagian tugas dilakukan secara efektif sehingga pekerjaan berlangsung cepat dan terkoordinasi. Sebagian personel memikul zak semen, lainnya menyiapkan pasir dan kerikil, sementara tim lainnya bertugas mengaduk, menuangkan, hingga meratakan campuran beton di badan jalan.
Kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa. Tidak ada sekat antara warga dan prajurit; seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan tujuan yang sama, yakni menyelesaikan pembangunan jalan sesuai target.
Pengecoran jalan merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan aktivitas sehari-hari warga, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi desa.
Melalui kerja keras dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun desa. [rls]