Suaraindo.id – Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan seluruh hewan qurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Langkah itu dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan yang digelar di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Selasa 26/05/2026 pukul 15.00 WIB.
Kegiatan ini dipimpin langsung Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan. Pemeriksaan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB dan berjalan aman, lancar, serta sukses.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, drh. Yusnani, menjelaskan bahwa pemeriksaan merupakan langkah wajib agar daging qurban memenuhi syarat syariat dan aman dikonsumsi masyarakat.
“Kami melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh hewan qurban, baik milik Pemerintah Kabupaten Asahan maupun hewan yang akan diqurbankan oleh masyarakat. Tujuannya agar hewan yang disembelih benar-benar sehat, memenuhi syarat syariat, dan aman dagingnya dikonsumsi,” ujar Yusnani.
Di lokasi pusat pemeriksaan, tim memeriksa 84 ekor sapi dan 17 ekor kambing atau domba milik Pemkab Asahan. Sementara untuk hewan milik masyarakat, pemeriksaan dilakukan serentak di 25 kecamatan melalui petugas yang telah ditempatkan di masing-masing wilayah.
Untuk memastikan ketelitian, dinas mengerahkan 5 dokter hewan dan 26 paramedik veteriner. Pemeriksaan mencakup aspek teknis seperti pengecekan umur, kondisi mata, kekenyalan tubuh atau _Body Condition Score_, cara berjalan, kondisi kulit, sistem pencernaan, pernapasan, peredaran darah, suhu badan melalui rektal, hingga kondisi cermin hidung.
Kabar gembira juga disampaikan Yusnani. Kabupaten Asahan menerima satu ekor sapi bantuan kemasyarakatan Presiden jenis Simental dengan berat 846,5 kg. Sapi tersebut kini ditempatkan di Masjid Besar Al-Huda, Dusun 2 Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu, dan dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat saat Idul Adha.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan kiriman sapi bantuan kemasyarakatan Presiden. Walaupun sebelumnya sudah diperiksa saat penyerahan, hari ini tim kami tetap turun langsung untuk pengecekan ulang guna memastikan kondisinya tetap prima hingga saat penyembelihan,” jelasnya.
Yusnani menegaskan, hanya hewan yang lolos pemeriksaan kesehatan yang dinyatakan layak untuk dikurbankan. Ia berharap kegiatan ini membuat pelaksanaan ibadah qurban di Asahan berjalan lancar, aman, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.













