Sekilas Info

Budaya

Adat Niri Balai Warnai Peresmian Balai Betomu di Dusun Ladak, Sekadau

Suaraindo.id - Bupati Sekadau Rupinus, didampingi Kepala Dinas Porapar Paulus Misi dan Camat Nanga Taman Paulus Ugang, menghadiri adat niri balai dan peresmian balai betomu dusun Ladak, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalbar, Jumat (26/6/2020).

Peresmian balai betomu dusun ladak ditandai dengan pemancongan buluh muda dan pengguntingan pita oleh Bupati Sekadau Rupinus.

Usai meresmikan balai betomu dilanjutkan dengan uapacara adat niri bale.

Kades Meragun, Ima Kulata sambutannya mengucapkan puji syukur atas berdirinya balai betomu yang didirikan dari dana desa tahap pertama tahun 2020 tersebut.

"Mudah-mudahan di dusun Ladak nanti lebih banyak pembangunan yang masuk karena baru keluar dari kawasan hutan lindung," ungkapnya.

Kades Meragun, Ima Kulata mengatakan sebelumnya masyarakat desa Meragun sudah menghadiri kegiatan pembebasan pemukiman yang di laksanakan dan dihadiri oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo.

Setelah pembebasan pemukiman di wilayah dusun Ladak, Ima Kulata menuturkan ada tiga kegiatan yang dapat dilaksanakan di desa ladak itu. Diantaranya pembangunan gedung pertemuan adat, rabat beton, dan pembinaan pemberdayaan.

Dalam sambutannya, Bupati Sekadau Rupinus mengaku kagum akan kemajuan yang dialami oleh dusun Ladak, Desa Meragun tersebut. Bupati Sekadau Rupinus mengapresiasi antusias pemerintah desa yang sangat memperhatikan pembangunan di wilayah tersebut.

"Terimakasih Ibu Kades sudah memperhatikan jalan di kampung-kampung, membangun jalan ini dengan rambat betomu. Mengenai tradisi budaya, saya sangat berterima kasih dengan masyarakat ini sudah melestarikan," kata Bupati Rupinus

Bupati memaparkan saat ini Pemerintah Daerah Sekadau bersama DPRD sedang merancang rancangan peraturan daerah tentang pelestarian cagar budaya. Raperda itu sebagai salah satu wujudnya perhatian dan bukti nyata bahwa kebudayaan yang ada saat ini harus tetap dilestarikan.

"Budaya kita ini wajib di lestarikan sebagai jati diri kita sebagai bagian bangsa Indonesia khususnya masyarakat Dayak. Saya bangga, sekali lagi saya sangat mengapresiasi masyarakat disini yang sudah melestarikan budaya," ungkap Bupati.

Berkaitan dengan infrastruktur terutama jalan dusun Ladak yang masih Banyak berbukitan, Bupati Sampaikan menjadi perhatian pemerintah daerah Kabupaten Sekadau.

"Mudah mudahan kalau tidak ada halangan kita akan jalin komunikasi dengan TNI untuk mengerjakan jalan menuju dusun ladak ini," terang Bupati.

Penulis: Rilis
Editor: Kundori

Baca Juga