Sekilas Info

Pemerintah

Komisi A DPRD Bersama BKPSDM Landak Bahas Kuota CPNS 2021

Suaraindo.id - Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak menggelar rapat bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Landak, Bagian Organisasi Tata Laksana Sekretariat Daerah dan Kementerian Agama (Kemenag) dengan agenda pembahasan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2021 senin (03/8/2020).

Rapat yang dilaksanakan di ruang rapat utama kantor DPRD Landak ini, dipimpin langsung oleh Komisi A DPRD Landak Cahya Tanus didampingi Wakil Kordinator, Anggota Komisi A, Kabag Ortala, Kepala BKPSDM dan Kakan Kemenag.

Ketua Komisi A Cahyatanus dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa usulan kuota CPNS harus direncanakan sedini mungkin guna mengurangi kekeliruan disaat menjelang hari pelaksanaan pendaftaran.

"Mengenai hal ini (Kuota CPNS) kita berharap jauh-jauh hari sudah direncanakan dengan baik karena hal ini menyangkut orang banyak maka perlu waktu dalam menganalisanya misalnya berapa total kuota yang kita dapatkan kemudian sejauh mana prosesnya harus dikawal supaya tidak terjadi perubahaan yang berdampak serius,” jelas Ketua Cahya Tanus.

Timbulnya permasalahan lainnya dikatakannya mungkin masih ada, namun dirinya menambahkan bahwa dengan adanya keseriusan dari pihak kita maka akan memberikan dampak yang berbeda juga.

“Seperti formasi tahun 2019 ini, ada yang menjadi persoalan kita yaitu formasi guru agama padahal sudah diinput dan dikirimkan melalui sistem, tetapi tidak mencul sampai hari ini. Formasi ini sudah diusulkan kurang lebih 40 orang, oleh sebab itu kita berharap kepada Kepala Kementerian Agama Kabupaten Landak untuk segera menginput pengusulan data kebutuhan guru agama khususnya di daerah kita,” tambah Cahya Tanus.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Landak Marsianus mengatakan bahwa kebutuhan terbaru terkait formasi sudah mulai diusulkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Sesuai mekanisme pengadaan CPNS, sebelumnya kita sudah meminta masing-masing OPD untuk menyampaikan usulannya. Dari usulan formasi itu nantinya akan kita lakukan penginputan yang saat ini kita sudah mulai proses input data pada sistem," ujar Marsianus.

Ia juga menambahkan bahwa setelah data diterima maka akan dianalisa lebih lanjut untuk mendapat rincian serta penjelasan tentang alasan pengadaan formasi yang diusulkan

Penulis: Tim Liputan
Editor: Heni Sutriati

Baca Juga