Sekilas Info

Covid-19

88 wartawan MNC Positif Covid-19, Karyawan: Manajemen Abai Protokol Kesehatan

Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

Suaraindo.id - Pesan berantai beredar di media perpesanan menyatakan manajemen MNC Media di Kebon Sirih, Jakarta Pusat tetap tidak menjalankan protokol kesehatan, setelah 88 wartawannya dinyatakan positif Covid-19. Sampai saat ini, manajemen tidak menjalankan protokol kesehatan bekerja dari rumah, tidak membatasi karyawan yang masuk kantor 50 persen, juga tidak menyediakan fasilitas penunjang keselamatan Covid-19 untuk pegawainya.

"Udah beberapa kali ada pegawai yang positif, di kantor sama sekali kek ga peduli, tetep kerja normal terus, sampai akhirnya beberapa waktu lalu ada sidak, ketahuan sama Disnaker, eh tetep aja kantor paksa kerja normal." Demikian sepenggal pesan berantai yang Tempo terima, Ahad, 13 September 2020.

Isi pesan itu dibenarkan oleh Roy (bukan nama sebenarnya), seorang karyawan MNC Kebon Sirih yang ditemui Tempo. Roy juga membenarkan salah satu nama karyawan yang terpapar Covid-19 dalam pesan berantai adalah atasannya.

Roy menyayangkan pihak manajemen yang tidak mau terbuka dengan para karyawan soal penanganan Covid-19. “Kantor kucing-kucingan dengan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi DKI Jakarta yang sudah menginspeksi kantor.”

Direktur Corporate Secretary MNC Group Syafril Nasution enggan berkomentar banyak soal pesan berantai tersebut. Ia hanya memastikan isi pesan berantai itu keliru. "Berita yang beredar itu tidak benar," kata Syafril saat dihubungi Tempo.

Sebanyak 88 wartawan MNC Media terkonfirmasi terpapar virus Covid-19 setelah Badan Intelijen Negara (BIN) bekerja sama dengan manajemen melakukan tes swab di kantor itu.
Pemeriksaan uji usap atau PCR dilakukan pada 7 September lalu, dan hasilnya keluar pada 9 September 2020. Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Pusat Fidiyah Rokhim mengatakan pihak manajemen sudah menutup kantor selama tiga hari untuk penyemprotan disinfektan pasca ditemukannya 88 orang positif Covid-19.

Fidiyah mengimbau seluruh perusahaan jujur jika menemukan karyawannya yang positif Covid-19 dengan melaporkan kasus yang ditemukan di perkantoran maka penularan wabah ini bisa cepat dicegah. "Jangan ditutupi. Kami berharap karyawan juga melaporkan kalau kantornya tidak menerapkan protokol kesehatan."

Penulis: Teras
Editor: Heni Sutriati

Baca Juga