Sekilas Info

MTQ Kalbar

Jauh dengan Orangtua, Fitri Qoriah Asal Kapuas Hulu Ini Tetap Semangat

Suaraindo.id - Fitri Rahayu (10) peserta MTQ XXVIII Kalbar Cabang Tilawah Quran, Qoriah golongan Tartil nomor urut 027 berasal dari Kecamatan Jongkong perwakilan dari Kapuas Hulu ini tetap semangat meski jauh dari orangtua.

Fitri Rahayu (10) yang didampingi pelatihnya H. Rumsyah yang sudah hatam satu kali selama dibina selama lima tahun yang mulai belajar mengaji berumur lima tahun.

Saat tanding di mimbar utama MTQ di GOR Mungguk Ransa Sekadau, dengan membacakan 10 ayat.surah Al-Baqarah ayat 153 sampai 162. Pagi ini Peserta sebanyak 14 orang terdiri dari 7 qori dan 7 Qoriah.

Fitri mengaku baru yang pertama kali nya ini menjadi peserta ikut bertanding MTQ XXVIll tingkat provinsi ini.

Saat di tanya raut wajah yang tampak itu polos tampak ceria dan senang, meskipun baru duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas dua.

"Selama lima tahun Fitri Belajar selama tiga jam sehari dalam satu minggu," katanya.

Ia juga bercerita Asal-usul nya terlahir di kota Medan provinsi Sumatera Utara, anak ke dua dari empat saudara dan sekarang orang tua nya masih tingal di Medan di karenakan bapaknya yang bertugas sebagi angota polisi di sana.

"Di Kapuas hulu tingal sama nenek, meski begitu Fitri selalu bersemangat karena dari keluarga sangat mendukung," kata Fitri di gadis kecil itu.

Di samping itu pelatihan H. Rumsyah mengatakan Fitri mulai di bina dari umur lima tahun.

"Membina selama 30 tahun, dulunya saya juga pernah menjadi peserta mulai dari tahun 1970 terakhir tahun 1986 setelah itu jadi pelatih sampai sekarang," ungkapnya.

Dulu H.Rumsyah berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) bekerja menjadi guru SD di kecamatan Jongkong kapuas hulu, namun sekarang sudah pensiun tahun 2017 lalu.

Kalau Sekarang 70 orang yang di bina di rumah, terdiri dari anak dan dewasa.

Sebelum Fitri di berangkat kan ke sekadau untuk mengikuti pertandingan MTQ XXVIll tingkat provinsi Kalimantan barat.

Fitri di seleksi dulu di kabupaten Kapuas hulu yang peserta nya terdiri dari 23 kecamatan yang ada di Kapuas hulu, sebanyak 46 yaitu dari Qori dan Qoriah Tilawatil Qur'an.

"Untuk berbagai macam perlombaan selalu saya dampingi anak binaan saya, bahkan saya pernah mengantar anak-anak bina an saya sampai ke tingkat MTQ nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 2016 lalu," ceritanya.

Penulis: Yanti
Editor: Redaksi

Baca Juga